• Kasmarni - Bagus Santoso saat deklarasi pasangan KBS maju sebagai bakal calon Bupati dan wakil bupati Bengkalis

Gaungriau.com (BENGKALIS) -- Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Kasmarni- Bagus Santoso mendukung upaya beroperasinya penyeberangan roro Air Putih - Sei Pakning 24 jam, hal itu menampung aspirasi dan masukan dari masyarakat.

"Aspirasi masyarakat pulau Bengkalis meminta penyeberangan roro Air Putih - Sei Pakning untuk beroperasi selama 24 jam. Ini menyangkut transportasi masyarakat agar akses perekonomian masyarakat meningkat. Jika pasangan KBS terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Bengkalis mencoba untuk diupayakan," ungkap Politikus PAN Bagus Santoso belum lama ini.

Dikatakanya, salah satu bentuk usulan yang disampaikan adalah operasional roro penyeberangan Air Putih Bengkalis - Sei Pakning agar bisa beroperasi 24 jam. Cawabup Bagus Santoso menyambut baik usulan tersebut dan berjanji akan merealisasikannya jika kelak dirinya terpilih bersama Kasmarni sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis.

"Secara teknis, tentunya hal tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama pemangku kepentingan lainnya," katanya.

Terkait hal demikian langsung disambut baik anggota DPRD Bengkalis dua priode, H Zamzam menyambut baik dan mendukung jika kelak ada kebijakan operasional roro 24 jam. Menurut politisi PAN ini, banyak manfaat yang akan didapat masyarakat Bengkalis juga pihak yang berkepentingan dengan penyeberangan roro.

“Saya sangat mendukung wacana ini. Tidak hanya ekonomi yang akan terdampak postif tapi juga hal-hal atau sector lainnya. Seperti pelayanan kesehatan, mengurangi kost penumpang yang selama ini tidak bisa menyebarang karena terlambat dan harus menginap di Bengkalis atau Pakning dan lainnya,” ujar Zamzami, Selasa 25 Agustus 2020.

Mantan kepala Syahbandar Bengkalis ini juga yakin, Kantor Syahbandar dan Otoritas Palabuhan (KSOP) juga siap jika nanti roro beroperasi 24 jam, begitu juga pemilik kapal roro dan pihak-pihak yang terlibat lainnya.

“Teknisnya seperti apa mungkin perlu dibahas dengan pihak terkait. Tapi soal kesiapan saya rasa tidak jadi soal, semua pihak siap. Begitu juga soal pekerja, sekarang saja setahu saya pekerja di pelabuhan roro itu dibagi 3 sif,” jelasnya.

Zamzami juga sependapat untuk tahap awal mungkin bisa dilakukan pada hari-hari tertentu (sibuk dan ramai), jika kemudian perkembangannya positif bisa dilakukan tiap hari, “Jangan berfikir dulu siapa yang menyeberang. Dulu waktu akan dibangun bodi jalan 20 meter juga ada yang komen mobil mana yang akan lewat. Tetap berfikiran positif, insyaallah Bengkalis bertambah maju,” harapnya.**(dede)