Gaungriau.com (BENGKALIS) -- Setelah resmi mendaftarkan diri ke KPU Bengkalis, pasangan Kasmarni-H Bagus Santoso terus tancap gas, menghadiri jemputan tim koalisi maupun relawan.

Setelah hadir di posko tim koalisi pemenangan KBS pada sore Jumat, malam harinya giliran hadir di rumah singgah Bintang Srikandi, jalan Diponegoro belakang Hotel Panorama Bengkalis.

Di rumah singgah salah satu relawan bentukan H Mawardi ketua Partai Bulan Bintang (PBB) bersama para pengurus ini, Kasmarni dan Bagus menyampaikan sejumlah program ungulan jika kelak dipercaya memimpin Kabupaten Bengkalis.

Penanganan infrastruktur terutama jalan-jalan penghubung, masih tetap menjadi prioritas termasuk penanganan abrasi di wilayah pesisir. Mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk penangana abrasi, Kasmarni menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan bantuan dana pusat.

Juga ada program bantuan pendidikan, baik untuk para tahfiz al-Quran, bantuan pendidikan profesi serta bantuan untuk melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah dan lainnya.

“Bantuan pendidikan profesi ini, misalnya dokter kita yang ingin mengambil program spesialis. Harapan kita tentunya setelah selesai pendidikan para dokter spesialis ini akan mengabdi di rumah sakit yang ada di Kabupaten Bengkalis. Begitupun untuk pedidikan ke Timur Tengah, kita upayakan program yang pernah ada ini kita hidupkan kembali, tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuanga daerah,” sebut Kasmarni.

Selain itu juga ada program peningkatan operasional roro menjadi 24 jam, jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), pelayanan di bidang kesehatan dengan meningkatkan sarana prasrana rumah sakit. Program perempuan berdaya sejahtera, bantuan Rp 1 miliar satu desa, program jemput bola untuk pelayanan pembuata KTP, KK, Akte sebagai upaya memotong birokrasi serta 1 desa 1 penyuluh agama.

“Kami juga akan menjadikan Gedung Daerah sebagai rumah aspirasi. Insyaallah secara rutin akan kita undang masyarakat dari berbagai elemen, mendengarkan masukan dan aspirasi mereka tentang berbagai persoalan dan pembangunan Bengkalis ke depan,” sebut Kasmarni lagi.

Kesemua program itu kata Kasmarni tidak akan terwujud bila mana semua komponen dan kekuatan yang ada bersatu padu bersama-sama memenangkan pasangan KBS.

“Tapi yang terpeting, dalam banyak kesempatan sering saya sampaikan, mari kita jalankan politik santun, tidak menghujat, membuly dan lainnya. Beda pilihan itu biasa, jangan sampai memutuskan silaturrahmi. Saya yakin, di hati bapak ibu semua sudah ada pilihan, dan saya tidak bisa memaksakan keinginan agar bapak ibu memilih saya. Semua calon adalah putra-putri terbaik Kabupaten Bengkalis,” sebut Kasmarni lagi.

Sementara, H Bagus Santoso menambahkan, bahwa dirinya bersama Bunda Kasmarni sudah bulat tekad, nawaitu yang manta dan ikhlas untuk mengabdikan diri dengan sungguh-sungguh untuk Kabupaten Bengkalis tercinta.

“Alhamdulillah dengan nawaitu yang ikhlas itu pula, kami pasangan KBS didukung oleh lima partai pengusung dengan total 18 kursi. Ke lima parpol ini telah melebur menjadi satu, berada dalam satu barisan untuk kemenangan KBS. Tidak ada lagi akulah yang paling besar, aku yang hebat, yang ada satu matlamat KBS menang,” timpal Bagus Santoso.

Banyak harapan yang disampaikan sejumlah pengurus PBB dan simpatisan yang hadir pada malam itu kepada paslon KBS. Intinya mereka berharap, apa yang menjadi program unggulan KBS bisa direalisasikan jika kelak memimpin Kabupaten Bengkalis.**(dede)