PEKANBARU (Gaungriau.com) - Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Drs Mahyuddin, Selasa (15/9/2020) siang melakukan peninjauan terhadap warga korban Angin Puting Beliung yang menghantam rumah warga kelurahan Limbungan dan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru yang terjadi Senin sekitar 15.30 WIB sore (14/9/2020), yang mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan.


Peninjauan korban badai Angin Puting Beliung tersebut Kadis Sosial didamping oleh Kabid Linjamsos Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Lurah Limbungan dan anggota Tagana Kota Pekanbaru.


Dalam peninjauan tersebut Kadis Sosial mendapatkan berbagai informasi dari Lurah Limbungan dan anggota Tagana yang turun Senin malam terkait kejadian badai Angin Puting Beliung dan disertai dengan hujan deras tersebut.


"Akibat kejadian itu, di kelurahan kita ada sekitar 40 rumah yang kena dampaknya. Yang rusak ada beberapa rumah. Namun yang rusak parah, hingga atap rumahnya terbang semua, hanya satu ini pak," ungkap Lurah Limbungan Welfinasari Kepada Kadis Sosial Kota Pekanbaru, sembari menunjukan rumah Asri salah seorng warga RW 07 Kelurahan Limbungan yang saat itu tak punya atap lagi karena sudah dibawa terbang badai Angin Puting Beliung tersebut, Selasa (15/9/2020).


Dijelaskan Lurah Wel, rumah yang rusak akibat badai Angin Puting Beliung tersebut terdapat di RW 6 dan RW 7, badai tersehut juga menghantam dan merusak tanaman warga, listrik mati akibat kabelnya putus ditimpa pepohonan dan juga atap rumah warga. "Namun alhamdulilah tak ada warga yang jadi korban atau tertimpa banguan atau meninggal dunia akibat badai tersebut," ujarnya.


Sementara itu, Sekjen FK Tagana Kota Pekanbaru Azwar menyampaikan informasi kejadian ini didapat dari Lurah Limbungan Welfina Sari yang meneleponnya sekitar jam 18.00 WIB. Mendapat laporan tersebut dirinya bersama anggota langsung turun kelapangam setelah berkoordinasi dengan Kasi PSKBA Dinas Sosial Kota Pekanbaru Hidayat Mardianto dan Ketua FK Tagana Kota Pekanbaru Almudasir .


"Sampai disini kami jumpai beberapa rumah warga porak poranda. Lampu PLN mati, Rumah bapak Asril ini yang parah, atap rumahnya terbang semua. Namun setelah kita koodinasi dengan ibu lurah, bapak Asril dan istrinya, karena keluarga mereka bisa diungsikan ke rumah keluarganya yang berada disamping rumahnya ini, maka kita malam itu tidak jadi mendirikan tenda pengungsian untuk keluarga bapak Asri," ungkap Azwar melaporkan


Mendengar bebrrapa informasi tersebut, Kadis Sosial Kota Pekanbaru Drs Mahyuddin langsung memberikan arahan dan meminta kepada Lurah Limbungan agar secepatnya mengirim surat ke Dinas Sosial Kota Pekanbaru agar Dinas Sosial bisa secepatnya pula untuk mengambil tindakan sebagai upaya untuk mengurangi beban korban angin puting beliung tersebut.


"Saya tunggu ya buk, suratnya hari ini, ibu bisa langsung koordinasi sama Kabid pak Zulnawirman ini, atau Kasi pak Hidayat atau anggota Tagana, minta aja no hpnya," ujar Mahyuddin.


"Siap Pak, Kita saat ini lagi nunggu data dari RT atau RW, agar data yang kita kirim nanti ke Dinas Sosial lebih akurat. Semalam kita sudah minta data-data korban itu ke RT dan RW, saya minta paginya sudah sampai ke kita, agar secepatnya pula kita kirim ke Dinas Sosial," jelas lurah. (az)