Gaungriau.com (TEMBILAHAN) -- Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Inhil H Taufik Hidayat menekankan kepada rekanan dan OPD terkait agar menggesa pembangunan Jembatan 1 warga Tanah Merah dan Kuala Enok, karena keberadaan vital untuk arus orang dan barang.

"Saya mendesak kepada dinas yg terkait dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD akan memantau dan menekankan kepada rekanan jgn sampai pekerjaan terbengkalai apalagi sampai gagal," ujar angoota DPRD Inhil ini yang juga Ketua DPD Nasdem Inhil melalui pesan WA, Senin 12 Oktober 2020.

Masih menurut yang bersangkutan, mengingat saat ini waktu pengerjaan sudah sangat singkat. Sekarang sudah tanggal 12 Oktober, sedangkan pekerjaan selesai 15 Desember, jadi hanya tinggal sekitar 60 hari kerja saja lagi.

"Sebenarnya saya sudah pernah menyampaikan hal tersebut ke pak Yusfik Kepala BPBD Inhil pada akhir September lalu. Tapi kayaknya tidak digubris hingga sekarang," tambahnya.

Seperti yang diberitakan media ini sebelumnya, progres pembangunan jembatan di Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir sangat minim. Bahkan di lokasi proyek seperti tidak ada aktivitas kegiatan pembangunan jembatan yang menjadi urat nadi perekenomian masyarakat setempat.

Seperti yang tertera di papan plang , proyek dengan total anggaran 3.408.895.512.53 dimulai pengerjaan pada 18 Agustus dan berahir 15 Desember 2020. Meskinya dengan sudah berjalannya waktu hampir 1,5 bulan, meskinya progres sudah terlihat.

"Saya sedikit khawatir pekerjaan jembatan Kuala Enok ini, karena sampai hari ini belum ada progress, sedang waktu berjalan terus. Sementara jembatan lama sudah di tutup sejak tgl 16 September kemaren. Kami berharap semoga ini di kerjakan dan selesai tepat waktu," ungkap warga berinisial MU, kepada media ini.

Sementara itu Camat Tanah Merah Yuliargo saat dimintai tanggapannya terkait lambannya pelkasanaan kegiatan tersebut mengatakan pelaksanaan tidaklah lambat. Tentunya rekanan melakukan persiapan setelah penanda tanganan kontrak.

"Yang jelas mohon do'a nya semoga jembatan yg merupakan Penghubung Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah ini berjalan lancar. Sudah lebih 3 tagun masyarakat menunggu ini terealisasi," terang Camat.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Inhil ketika dikonfirmasi media ini melalui Kepala Bidang ( Kabid) Rehabilitasi dan Rekontruksi, Yudi, di ruangan kerjanya, Jumat 2 Oktober 2020 tidak menampik persoalan itu.

Bahkan saat disinggung dengan matrial bangunan, tiang pancang, crane yang tidak nampak di lokasi kegiatan menurut Yudi, Hal itu dikarenakan minim lokasi untuk meletakkan semua yang dibutuhkan untuk proyek tersebut.

"Ada beberapa item kegiatan yang perakitannya tidak dilakukan di lokasi proyek, salah satu tiang pancang. Yang jelas kita sudah memberikan teguran kepada rekanan PT Qintara Cemerlang selaku pelaksana kegiatan proyek ini untuk menggesa pelaksanaan proyek ini, biar selesai tepat waktu," jelasnya.**(suf)