• Ismardi Ilyas

Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, resmi menunda proses pembelajaran di sekolah atau sekolah tatap muka hingga awal tahun 2021.

Hal itu seiring dengan arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Saat ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru tengah mempersiapkan penerapan protokol kesehatan bagi sekolah yang akan melaksanakan sekolah tatap muka pada awal taun depan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas mengatakan, proses sekolah tatap muka serentak dilakukan pada semester genap. Ia meminta agar pihak sekolah mengikuti arahan dari Kemendikbud tersebut.

"Kita harapkan agar sekolah tidak buka dulu. Karena belum ada arahan untuk buka," kata Ismardi, Selasa 1 Desember 2020.

Menurutnya, masih ada beberapa sekolah swasta yang terindikasi melaksanakan proses belajar tatap muka saat ini. Ia menegaskan agar pihak sekolah menghentikan dulu proses sekolah tatap muka.

Ia meminta agar sekolah swasta dapat mengikuti kebijakan yang ada. Pelaksanaan sekolah tatap menanti kondisi membaik dari pandemi covid-19. Saat ini untuk Kota Pekanbaru sendiri masih dalam zona orange, atau tingkat penyebaran covid-19.

Ismardi menyebut arahan dari Disdik Kota Pekanbaru sudah sangat jelas. Sekolah swasta dan negeri masih memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau PJJ hingga awal tahun depan.

"Kita sudah beri arahan, sekolah buka setelah ada arahan untuk belajar di sekolah lagi," terangnya.

Kembali ditegaskannya, sekolah yang tetap membandel terancam sanksi dari dinas pendidikan. Resiko yang terjadi saat pembelajaran di sekolah menjadi tanggung jawab penuh sekolah.

"Kalau memang menimbulkan masalah, bisa saja kita cabut izinnya karena masih bandel," tutupnya.**(saf)