TI Salah Satu Pemicu Seseorang Terjerumus Masuk Kelompok Radikal
Rabu, 18 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Kemajuan Teknologi Informasi (TI) saat ini diibaratkan sebagai dua mata pisau yang memiliki fungsi berbeda, satu sisi bisa membuat seseorang bisa mengetahui berbagai informsi positif dengan cepat.
Tapi pada sisi lain seseorang bisa juga dengan mudah mendapatkan informasi-informasi negatif, seperti dengan begitu bebasnya berbagai pemberitaan atau vidio terkait paham radikalisme, terorisme dan sebaginya.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia diwakili oleh Kasubdit Pengawasan BNPT, Dr Hj Ani Intan Dulung MHI, saat membuka acara Dialog Film sebagai media gagasan damai kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Atas, Madrasyah Aliyah dan sederajat. Yang diselenggarakan oleh BNPT Republik Indonesia dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Riau, Rabu 18 Mei 2016, di Hotel Alfha Pekanbaru.
Karena itulah, penggunaan internet oleh generasi muda saat ini menurutnya harus terus mendapat perhatian dan kotrol dari para orang tua, karena dari berbagai data yang diperoleh, pelaku terorisme ini sebagian besar merupakan dari mereka yang usia produktif, yakni 17 hingga 29 tahun.
Pencegahan masuknya paham radikalisme itu harus diawali dari lingkungan keluarga, orang tua harus selalu dapat mengawasi kegiatan-kegiatan anak-anaknya di luar, terlebih ketika sang anak telah ikut bergabung dengan suatu organisasi. "Jangan sampai organisasi yang dimasuki anak-anak kita itu bisa membawa hal yang tidak baik bagi mereka nantinya," kata Intan.
Karena itulah, menurut Intan pihak BNPT saat ini rutin menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan terhadap masuknya paham-paham radikalisme ini, dan bagi daerah atau Provinsi yang dikategorikan sebagai daerah yang memang sudah banyak terdapat keberadaan anggota paham radikalisme tersebut, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya sebagai pada sosialisasi pencegahan, namun lebih dari itu, yakni upaya memberantasnya.
Sementara Ketua Bidang Pemuda dan Perempuan FKPT Riau Eddi Yusti SH MH, selaku panitia acara menyampaikan bahwa paham radikalisme yang saat ini telah menyebar sampai kepada generasi muda, menuntut lembaga terkait untuk bisa terus memberi pencegahan, salah satunya adalah seperti yang dilaksanakan saat ini.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melibatkan masyarakat seperti pada bidang pendidikan, karena memang sebagian bersar yang masuk atau terpengaruh untuk ikut bersama penganut paham radikal itu, kebanyakan adalah dari generasi muda, aka-anak usia sekolah.
"Melalui kegiatan ini akan diparapkan tentang pencegahan penyebaran paham radikalisme ditengah masyarakat, membantu pemerintah dalam memberi pemehaman akan bahaya paham radikalisme dan terorisme, melakukan langkah nyata antisipasi ditengah masyarakat dalam mencegah masuknya paham radikalisme dan terorisme," pungkasnya.**(mad)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Tangkap dan Penjarakan Pembakar Hutan dan Lahan
Gaungriau.com -- Rapat koordinasi terkait kasus darurat asap di Sumatera dan Kalimantan kembali digelar di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Kali ini langsung dipimpin Menko Polhukam Luhut Panjaitan didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya. Rakor kali ini lebih tegas. Menko Polhukam Luhut meminta semua pihak, khususnya para…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Polres Rohul Lakukan Bakti Sosial Donor Darah
Gaungriau.com -- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi lalu Lintas (Polantas) ke-60, Polres Rokan Hulu (Rohul) mengelar bakti sosial. Dengan menggelar kegiatan Donor darah yang bekerjasama dengan pihak Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pengarayan dan Palang merah Indonesia (PMI) cabang Rohul. Kapolres Rohul AKBP…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kasi Pidsus yang Baru Bakal Ungkap Kasus Korupsi
Gaungriau.com --- Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bagansiapaiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) M Amriansyah SH MH, mengaku akan mempelajari beberapa pekerjaan rumah (PR) yang ditinggalkan oleh mantan Kasipidsus Rully Affandi SH. Menurut Amriansyah, masih ada sekian kasus korupsi yang telah ditangani Kejari Bagansiapiapi namun…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Takut Melanggar Aturan
Tiang Besi Hasil Penertiban Belum Dilelang
Gaungriau.com -- Sudah satu tahun lebih lamanya tiang besi hasil penertiban Satpol PP Kota Pekanbaru belum juga dilakukan pelelangan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan pelelangan ini dikarena belum adanya titik terang.…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Akui Diperiksa Sebagai Saksi
AF Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Bansos
Gaungriau.com -- Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Azmi Fatwa (AF) membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp290 miliar pada anggaran tahun 2012 silam. Dia tak menampik kalau dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Riau, namun hanya sebatas dimintai keterangan (saksi) atas tersangka…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…



