Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Sempat menunda prosesi wisuda pada periode April 2020, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) pada periode ini melaksanakan prosesi wisuda secara offline pada 5 hingga 14 Desember 2020 di Aula Gedung KH. Ahmad Dahlan, dengan memberlakukan standar protokol kesehatan yang ketat.

Prosesi wisuda periode Desember merupakan wisuda pertama dan terakhir yang diselenggarakan oleh UMRI di tahun 2020.

Sebanyak 726 wisudwan/ti yang dilepas UMRI tahun ini, mereka berasal dari 14 Program Studi (Prodi) dan 7 Fakultas yang ada di UMRI. Dari jumlah tersebut sebanyak 88 wisudawan/ti dinyatakan lulus dengan pujian (cum laude). Sebagai pamuncak Universitas diraih Akrom Chasani dari program studi Fisika dengan IPK 3,94 dan Adi Anggreni Putri dari Program Studi Akuntansi dengan IPK 3.92.

Rektor UMRI Dr H Mubarak MSi, Sabtu 5 Desember 2020 menjaskan, sebagai bentuk pelayanan prima yang diberikan oleh UMRI kepada calon alumninya, UMRI melaksanakan prosesi wisuda 2020 dengan tatap muka terbatas menerapkan protokol kesehatan.

"Prosesi wisuda ini membagiwisudawan/ti ke dalam beberapa sesi. Bertujuan agar tidak terjadi penumpukan peserta acara. Setiap sesi akan diikuti oleh 30 wisudawan/ti beserta 2 orang tua/wali," jelas Rektor.

Dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19, seluruh tamu undangan diharuskan mengikuti serangkaian protokol kesehatan seperti menggunakan masker, faceshield dan sarung tangan (bagi wisudawan/ti), mencuci
tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki ruang acara.

"Seluruh ruangan akan disterilisasikan sebelum dan sesudah sesi nya. Menempatkan
sterilisasi ringan berupa hand-sanitizer dan tanda physical distancing di tempat-tempat yang dilalui oleh tamu undangan," tegas Rektor.

Rektor menambahkan, jumlah wisudawan UMRI periode 2020 ini meningkat dari tahun sebelumnya. Rektor mengapresiasi para wisudawan yang lulus pada periode ini. Sebuah kerja keras yang harus disyukuri karena dapat menyelesaikan studi di tengah kondisi pandemi.

Ia berpesan kepada seluruh wisudawan bahwa wisuda bukan akhir dari segalanya. "Setelah ini akan ada proses-proses kehidupan yang menanti. alumni agar dapat mencari ilmu dan pengetahuan di mana saja tanpa henti. Juga dapat berkarya untuk memberi kebermanfaatan masyarakat luas," pungkasnya.

Sementara, Sri Fitria Retnawaty, S.Si, MT selaku Wakil Rektor I UMRI mengungkapkan bahwa UMRI berkomitmen melepas mahasiswa menjadi alumni di tengah kondisi ini tanpa melupakan penerapan protokol kesehatan.

"Selamat kepada para wiaudawan/ti, terpakan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk menatap masa depan yang lebih baik, dan jangan pernah ketinggalan dari kemajuan zaman," ungkapnya.**(mad)

Dapatkan info seputar umri lainnya di :http://www.umri.ac.id