PASIR PENGARAYAN -- Agar tidak mendapatkan informasi yang simpang siur mengenai hasil perolehan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Rokan Hulu (Rohul) 9 Desember lalu, warga diminta mempedomani hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rohul.

Sebelumnya, dua kubu pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Rohul nomor urut 1 Hafith-Nasrul dan pasangan calon no 2 Suparman-Sukiman sempat sama-sama klaim memperoleh suara terbanyak dan berhak menjadi pemenang pada pesta demokrasi tersebut.

Diketahui, atas simpang siurnya hal klaim kemenangan itu, banyak masyarakat kabupaten dengan julukan negeri seribu suluk itu bingung. Bahkan, hal ini dikhawatirkam akan menimbulkan konflik baru dalam Pilkada ini. Untuk itu, KPU Rohul himbau warga agar bersabar menunggu hasil pleno KPU Rohul.

Ketua KPU Rohul Fahrizal, ST. MT mengatakan, pihaknya sudah selesai melakukan pleno ditingkat Kecamatan, namun untuk hasil perolehan suara pasangan calon baru bisa diumumkan setelah pleno yang dilakukan.

"Pleno PPK dan KPU merupakan forum resmi yang dihadiri saksi dari seluruh tim pasangan calon, Panwaslu, PPK , yang hasilnya juga disyahkan secara bersama dan memiliki ketetapan hukum," kata Fahrizal, Senin 14 Desember 2015.

Dikatakan Fahrizal, meski belum semua data yang masuk dari PPK, namun ini bukan kendala bagi pihaknya, meski ada sedikit masalah di  PPK Kecamatan Bonai Darussalam, tapi bisa dipastikan hal ini sudah selesai.

"Ada sedikit masalah administarsi, namun kita optimis pleno akan ditetap dilaksanakan tanggal 17 nanti," sambung Fahrizal.

Diketahui sebelumnya, dua pasangan calon yakni nomor urut 1 Hafith-Nasrul dan nomor 2 Suparman-Sukiman sempat sama-sama klaim memperoleh suara terbanyak. Versi tim Hafith-Nasrul, jagoannya menang tipis dari pesaingnya. Hafith-Nasrul memperoleh 88.836 suara atau sekitar 42,6 persen. Menyusul, Paslon nomor urut 2, Suparman-Sukiman memperoleh 88.523 suara atau 42,5 persen.

Hal yang sama juga disampaikan oleh tim pemenangan paslon nomor urut 2, Suparman-Sukiman. memperoleh 89.497 suara, menyusul paslon nomor urut 1. Hafith-Nasrul 88.070 suara.

Informasi simpang siur atas kemenangan pasangan calon yang saling klaim yang membuat warga bingung, ditambah pula dengan aksi sujud syukur kemenangan kedua pasangan calon. Bahkan sebagai luapan kegembiraan atas kemenangan, kedua kubu secara bergantian 'nyebur' di Sungai Batang Lubuh.**(am)