• Dr H Kamsol

PEKANBARU -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau, Dr H Kamsol, Senin 2 Mei 2016 malam, secara resmi membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKLK) 2016. Dalam kesempatan itu Kamsol menyebutkan, dibalik kekurangan yang mereka miliki terdapat kelebihan yang bisa membanggakan.

Kamsol mengatakan, peserta didik yang memiliki keterbatasan fisik dan mental, namun harus tetap yakin bisa meraih prestasi dalam O2SN PK PLK 2016 ini. "Saya ingin peserta didik harus yakin untuk menang. Walaupun punya keterbatasan namun tetap yakin menjadi yang terbaik dalam O2SN,” kata Kamsol.

Dia juga mengingatkan peserta didik untuk berlomba dengan sportif dan jujur. Kalah dan menang hal yang biasa dalam setiap perlombaan. Tidak hanya peserta lomba, juri dalam menilai juga harus obkektif dan transparan tanpa melirik kiri kanan.

”Pemenang juara pertama akan mewakili Riau ke tingkat nasional. Oleh karena itu, O2SN ini harus betul betul menjadi seleksi yang objektif dalam menghasil pemenang agar bisa merebut juara di tingkat nasional,” sebutnya.

Sementara Ketua Pelaksana, Drs H Damrus Menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan O2SN PK PLK ini adalah guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta didik sekolah Khusus/sekolah luar biasa (SKH/SLB) dalam bidang olahraga sebagai bagian dari pendidikan jasmani, olahraga dab kesehatan melalui persaingan yang sehat dan sportif.

Adapun Cabang Olahraga (Cabor) yang akan diperlombakan dalam Kegiatan O2SN kali ini ada lima Cabang Olahraga, yaitu terdiri dari Cabor Atletik, Cabor Bulutangkis, Cabor Bocce, Cabor Balap Kursi Roda, dan Cabor Catur untuk tingkat SDLB, SMPLB, dan SMALB.**(mad)