TANDUN -- Kelanjutan pembangunan Masjid Al Fallah Desa Koto Tandun dijadwalkan akan dilaksanakan awal bulan Juni mendatang, karena Ketua Pembangunan masjid Al Fallah, Hasnul mengaku telah menandatangani bantuan dana Hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Riau senilai Rp 500 juta.

Dijelaskan Hasnul, saat ini pembangunan masjid sudah mencapai enam puluh persen dan akan kembali dilanjutkan awal bulan Juni mendatang. “Alhamdulilah belum lama ini Pemprov Riau melalui Dinas Cipta Karya Provinsi akan membantu dana sebesar Rp 500 juta untuk pembangunan masjid ini,” kata Hasnul menjawab Rakyat Riau di sela-sela acara Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW 1437 H/2016 Masehi, Sabtu 14 Mei 2016 di Masjid Al Fallah.
           
Selain bantuan dana hibah tersebut, bantuan dari pihak lain seperti PT SPR Langgak dan PT BMPJ  juga telah masuk untuk proses pembangunan masjid tersebut. Diperkirakannya, sampai saat ini pembangunan masjid telah menelan biaya Rp 1 milyar, sementara estimasi biaya sampai masjid ini selesai sebesar Rp 2 milyar, oleh karenanya Hasnul mengaku masih membutuhkan bantuan donator untuk penyelesaiannya.

“Insyaallah kami optimis masjid ini dapat selesai sampai januari 2017, untuk itu kami mengaharapkan bantuan dana dari donator, dan dukungan dari masyarakat Desa Koto Tandun khususnya,” pintanya.

Sementara, Ketua Panitia Peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW 1437 H/2016 masehi, Toni Alexander SHi dalam sambutannya menyampaikan, harapan kepada masyarakat agar momentum Isra Mikraj tersebut dapat meningkatkan keimanan kepada Allah SWT dalam menyambut Bulan Ramadhan yang tidak lama lagi.

Selain itu, Toni mengucapkan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas partisifasi dan bantuan untuk penyelenggaraan acara tersebut. Serta, ia juga meminta kepada masyarakat agar sama-sama memakmurkan Masjid Al Fallah yang merupakan masjid kebanggaan masyarakat daerah tersebut.      

Dalam acara tersebut tampak hadir, Pj Kepala Desa Koto Tandun, Rasono, mewakili Kapolsek Tandun, Bripka Samsul Siregar, ninik mamak, Munawir, kadus, Rt dan Rw se Desa Koto Tandun serta ratusan masyarakat jamaah Masjid Al Fallah.**(lim)