BENGKALIS -- Solidaritas Masyarakat Bengkalis (SMB), akan agendakan demontrasi ke kantor DPRD dan kantor Bupati bengkalis, Selasa 27 September 2016 mendatang.

Rapat digelar di hotel marina pada hari Kamis 22 September lalu, yang dihadiri beberapa tokoh-tokoh masyarakat juga pemuda dan beberapa masyarakat bengkalis.

Di dalam penyampaian ini Solidaritas masyarakat kabupaten bengkalis akan mendatangi kantor bupati dan DPRD bengkalis yang terdiri beberapa kecamatan, bantan, bukitbatu, siak kecil, rupat, rupat utara dan mandau yang ikut tergabung dalam wadah solidaritas masyarakat kabupaten bengkalis lebih kurang 1000 orang.

"Insyaallah, Kusmayadi selaku ketua panitia Solidaritas masyarakat bengkalis, mengatakan dalam agenda ini kita menyampaikan, apa yang telah terjadi dan polimik dinegeri junjungan ini, terutama kita akan menyampaikan aspirasi ke DPRD dan kantor Bupati Bengkalis.

Adapun materi yang di sampaikan nantinya : Menyangkut 8 perda kabupaten bengkalis tahun 2012 tentang pembentukan 53 desa yang diduga cacat hukum dan berpotensi menimbulkan celah konflik bagi masyarakat untuk segera dilakukan perbaikan menyeluruh oleh pihak eksekutif dan legislatif.

Tentang status payung hukum pengelolaan UED-SP progam pemkab bengkalis dan mempertahankan program dana UED-SP/tahun Rp 1 milyar/desa/kelurahan agar dapat dianggarkan dalam APBD bengkalis tahun 2017 s/d seterusnya.

Mempertahankan program dana inbup Rp 1 milyar/desa/kelurahan agar tetap dianggarkan dalam APBD setiap tahunnya. Berikutnya, tentang pendidikan, berkaitan dengan dana semester mahasiswa dipendidikan tinggi negeri di kabupaten bengkalis terlalu mahal, penindakan tegas dugaan pungli di SD, SMP, SMU/A dengan berbagai modus dan mendesak pembanggunan asrama gratis bagi mahasiswa yang kurang mampu.