• Walikota Dumai H. Zulkifli As, berfoto bersama ketua DPP INSA Pusat Carmelita Hartoto serta jajaran saat berkunjung ke kantor DPP INSA di Jakarta belum lama ini.

DUMAI -- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai bersama Indonesia National Shipowners Association (INSA) DPC Dumai mengelar Seminar Maritim Nasional Tahun 2016. Seminar yang mengangkat tema "Kota Dumai Dalam Lintasan Poros Maritim Indonesia" tersebut, dibuka oleh Walikota Dumai H. Zulkifli As di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai, Senin 10 Oktober 2016.

Walikota Dumai H, Zulkifli As menyambut baik dengan digelarnya seminar maritim nasional yang dilaksanakan oleh INSA Kota Dumai. Menurutnya, Dumai banyak memiliki potensi namun belum sepenuhnya memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah. "Seminar Nasional Kemaritiman yang digagas DPC INSA Kota Dumai ini, diharapkan melahirkan potensi yang bisa memberikan kontribusi Kota Dumai,"harapnya.

Dikatakan Zul As, Dumai termasuk dalam poros maritim pada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla bersama 24 pelabuhan lainnya yang diharapkan mampu menarik investor asing. "Kita memiliki kawasan darat dan maritim yang berhubungan langsung Selat Malaka dan merupakan jalur perairan tersibuk di dunia. Ini sangat berpeluang untuk kita kembangkan,"jelasnya.

Zul As mengakui, sejauh ini Dumai baru sebatas ekspor produk mentah seperti CPO dan turunannya. Sedangkan investor yang akan mengolah produk jadi untuk di ekspor ke luar negeri belum ada, padahal potensinya sangat besar.

Zul As mengajak INSA saling bahu membahu dalam memajukan kemaritiman, kususnya di Kota Dumai. Menurutnya, poros maritim sangat perlu untuk dikembangkan, namun harus memperhatikan potensi yang ada. "Saya optimis jika kita benar-benar mampu menggali potensi kemaritiman yang ada, negara khususnya Kota Dumai akan sangat besar hasil pendapatan,"ujarnya. 

Ketua DPP Insa Pusat, Carmelita Hartoto mengungkapkan kejayaan Indonesia sebagai negara maritim harus dikembalikan lagi dan portensi yang ada harus diberdayakan.

Indonesia merupakan negara yang sangat strategis, bahkan memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Dia menagku sangat setuju rencana Presiden Joko Widodo yang selalu mengedepan sektor maritim untuk membangun kesejahteraan masyarakat.

"Seminar yang dilaksanakan ini sangat penting dalam mewujudkan poros maritim sebagai sektor yang membangkitkan perdagangan, apalagi Dumai merupakan kota berkembang di pantai timur Sumatera. Saya yakin usaha yang dilakukan ini tercapai jika dilaksanakan dengan sebaik mungkin,"ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia pelaksana, Idham Chalid menjelaskan, seminar maritim nasional bertujuan untuk mengangkat potensi alam daerah Dumai dan sekitarnya sebagai kota maritim di lintasan Sumatera. "Seminar ini diikuti sebanyak ratusan peserta dari 21 DPC INSA se Indonesia dan kegiatan ini digelar selama satu hari penuh,"ujarnya.

Adapun tujuan kegiatan seminar adalah, untuk mengangkat potensi kota Dumai sebagai daearah maritim. "Semoga kedepan dapat membrikan hal yang posittif dalam pembangunan Kota Dumai,"katanya.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Utara H. Udin, Kadis BPTPM Riau Eva Refita SE, jajaran Forkorpimda Kota Dumai, Investor lokal, Pengusaha logistik, Kadin Dumai, dan ketua DPP Organda Pusat.**(yus)