• Pemotongan Tumpeng dalam Rangka HUT desa Paya Rumbai

RENGAT -- Dalam Rangka Merayakan hari jadinya yang ke 184, desa Payarumbai kecamatan Seberida kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar pacu sampan yang dipusatkan di aliran Sungai Cenaku, Sabtu 5 Nopember 2016.

Pacu Sampan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Inhu H Yopi Arianto, kegiatan yang direncanakan berlangsung selama dua hari ini sabtu 5 Nopember s/d 6 Nopember 2016.

Tampak hadr dalam acara itu, Ketua DPRD Inhu Miswanto, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Inhu, Kapolsek, danramil, Camat, tokoh masyarakat, Tokoh agama, undangan dan warga Desa Payarumbai, serta ratusan masyarakat yang antusias ikut serta dalam pembukaannya.

Bupati Yopi sendiri mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pacu sampan ini, terlebih kegiatan tersebut merupakan momen dalam rangka merayakan hari jadi Desa Payarumbai yang ke 184, Bupati juga berharap, dalam penyelenggaraannya kedepan dapat semakin ditingkatkan.

"Selamat kepada Desa Payarumbai yang merayakan hari jadinya ke 184, saya mengapresiasi penyelenggaraan pacu sampan ini, saya berharap kegiatan ini dapat terus ditingkatkan sekaligus dapat didukung dengan kegiatan positif lainnya misalnya pengobatan gratis," ungkap Bupati Yopi.

Menurut Bupati Yopi, jika dilihat dari usianya, sudah selayaknya Desa Payarumbai menjadi salah satu desa yang sejahtera, untuk itu sejauh ini Pemkab Inhu juga telah berupaya dalam peningkatan pembangunan salah satunya beberapa hari terakhir jaringan listrik telah dapat dirasakan oleh warga Payarumbai.

"Sementara terkait dengan penentuan hari jadi desa saya berharap hal itu merupakan hasil kesepakatan bersama sehingga kedepan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," harapnya.

Selain itu, sebagai desa yang lokasinya berada dekat dengan aliran sungai, Bupati Yopi juga minta kepada pihak desa dapat membuat aturan-aturan terkait upaya dalam menjaga kelestarian sungai sekaligus pemanfaatannya, misalnya dengan penentuan jam aktivitas di sungai.

"Sebab, sejauh ini dibeberapa desa di Inhu Sungai merupakan salah satu wilayah yang rutin memakan korban setiap tahunnya," tambahnya.

Sebelumnya Kepala Desa (Kades)Payarumbai Rosman menyatakan bahwa penentuan hari jadi desa ini merupakan hasil dari musyawarah serta pengumpulan informasi dari  tokoh masyarakat desa.

"Berdasarkan cerita sejarah, Desa Payarumbai dahulunya telah dijadikan pemukiman warga yang awalnya bernama kelapa timbul, setelah kepemimpinan Raja Gagap tepatnya pada 3 November 1832 diubah nama menjadi Payarumbai," terangnya.

"Kedepan, tidak ada perubahan lagi karena ini merupakan kesepakan bersama," jelas Rosman.

Pada kesempatan tersebut, dengan didampingi beberapa pejabat yang hadir Bupati Inhu H Yopi Arianto melakukan penandatanganan prasasti hari jadi Desa Payarumbai.**(man)