• Ilustrasi

RENGAT -- Entah apa yang salah dengan Listrik di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), yang jelas hingga hari ini kondisi listrik di Inhu tak jua kunjung membaik, meski telah dilakukan pergantian mesin dari diesel ke mesin gas, bahkan sudah dibangun penambahan mesin. 

Pertanyaan masyarakat tersebut mungkin hanya Tuhan Yang Maha Kuasa dan Pihak PLN Area Rengat selaku pengelola listrik di Inhu yang mengetahuinya. 

Yang jelas, janji PLN Area Rengat terhadap masyarakat tidak ada yang tepat, pada saat PLN Area Rengat membangun PLTMG di kelurahan Tanah Merah kecamatan Pasir Penyu, pihak PLN mengatakan bahwa pasokan listrik di Inhu mampu mengaliri tiga kabupaten. 

Namun kenyataannya pernyataan tersebut ibarat "Tong Kosong Nyaring Bunyinya", beberapa bulan yang lalu Kepala PLN Area Rengat Kiemas Abdul Gaffur kepada sejumlah wartawan kembali berjanji bahwa jika mesin yang dari Singapura sampai maka kondisi listrik di Inhu akan membaik, inipun ibarat "Tong Kosong Nyaring Bunyinya". 

Sehingga masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan janji-janji PLN Area Rengat tersebut, yang dinilai hanyalah sebagai bahasa kedai kopi. 

"Kita tidak percaya lagi dengan janji PLN Area Rengat ini, karena hanya merupakan janji yang tidak ada artinya, sejauh ini kondisi listrik di Inhu masih sering mati mendadak tanpa mengenal waktu,"sinhkat Idris seorang warga Rengat Sabtu 19 Nopember 2016.**(man)