• Dede Firmasyah (baju orange) saat berada diarena berkuda Okura Pekanbaru

PEKANBARU -- Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies ( ASITA ) Provinsi Riau menyambut baik dengan target Kementerian Pariwisata.

Setelah memboyong 12 nominasi di ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 pada awal Desember lalu, Indonesia mulai memasang sejumlah target besar. Salah satunya adalah peningkatan kunjungan wisatawan muslim dunia.

Baru-baru ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan kunjungan turis Muslim dari Timur Tengah hingga 400.000 orang pada tahun 2017 mendatang.

Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Kementerian Pariwisata, Riyanto Sofyan seusai acara Jumpa Pers Akhir Tahun 2016 Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

“Untuk Timur Tengah kita targetkan 300.000 sampai 400.000 wisatawan. Market-nya Timur Tengah itu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Qatar,” ujarnya ketika itu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies ( ASITA ) Provinsi Riau, Dede Firmansyah, "Oleh Karena itu Riau sangat siap memenuhi target Kementrian Pariwisata. Salah satunya kita punya andalan berkuda," kata Dede, Senin 2 Januari 2017. 

Apalagi mengingat warga Timur Tengah menggemari naik kuda. Dengan adanya wisata dakwah di Pekanbaru tentunya cocok dengan selera warga Timur Tengah.“ Warga Timur Tengah senang berkuda. Ini yang tentunya harus dioptimalkan,” sebut Dede.