• ilustrasi

BENGKALIS -- Pemerintah Bengkalis masih dilema melakukan penertiban terhadap toko moderen seperti Indomaret.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan, masalah penertiban sesuai dengan rekomendasi dewan untuk mentup sementara Indomaret dan toko moderen tidak berizin.

Amril mengatakan, disatu sisi memang sejumlah indomaret dan toko modern tidak berizin. Disisi lain jika dilakukan penertiban akan merugikan banyaknya pekerja atau karyawan yang merupakan  warga Bengkalis yang terkena dampaknya.

"Untuk itu kita perlu carikan solusi terbaik untuk ini. Kalau memang bisa diurus segera izinnya yang sudah beroperasi sebaiknya diurus," kata Amril kepada sejumlah wartawan baru- baru ini. 

Sementara itu, untuk pendirian toko moderen atau Indomaret baru pihaknya memastikan tidak akan memberizin sampai ada regulasi yang jelas.

"Kalau buka baru kita tidak akan berikan izin. Saya sudah minta perizinan terpadu untuk memantau itu," kata Bupati Bengkalis.

Dia juga meminta masyarakat untuk melaporkan seandainya ada toko indomaret atau toko modern yang baru buka. Pihakny akan melakukan penindakan.**(put)