• Gubri H Arsyadjuliandi Rachman didampingi Isteri Hj Sisilita Arsyadjuliandi Video Conference dengan Wapres RI dan Menkes RI dalam Rangka HKN ke 5 Tahun 2017 Perlombaan dalam Rangka Germas yang dipusatkan di Jalan Gajah Mada Pekanbaru

PEKANBARU -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla didampingi Menkes Nila F Moeloek saat berbicara melalui video conference bersama Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengapresiasi kegiatan senam pagi sehat bugar dan cek kesehatan gratis dalam rangka memecahkan rekor muri nasional, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 di acara Car Free Day, Jalan Diponegoro.

Kegiatan yang ditaja Dinas Kesehatan Provinsi Riau tersebut, ada juga kegiatan lainnya seperti parade Riau sehat berbudaya, aksi sehat serta berbagai macam perlombaan yang dihadiri ribuan warga yang antusias mengikuti kegiatan-kegiatan yang edukasi yang menghibur, khususnya dalam hal kesehatan.

"Gerakan masyarakat hidup sehat yang dilaksanakan di Riau harus dilakukan dengan terus menerus. Jika masyarakat Riau sehat berarti Indonesia juga kuat," kata Wapres JK, Ahad 12 November 2017.

Selain itu, orang nomor di Indonesia ini juga menanyakan penanganan antisipasi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut). Hal ini tentunya juga berkaitan dengan hidup sehat dari sisi kualitas udara.

Karena itu himbau Wapres, persoalan Karlahut di Riau jangan sampai ada lagi menjadi buah bibir. Apalagi geografis Riau yang letaknya bersebelahan dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

"Karlahut di Riau sudah bisa diatasi. Hal ini harus terus dipertahankan agar kualitas udara di provinsi riau tetap segar dan terjaga.

Sementara Gubernur Riau yang biasa disapa Andi Rachman ini menyatakan salam dan siap melaksanakan arahan yang disampaikan Wapres JK tersebut. Menurut Andi, Riau terus berkomitmen menjadikan masyarakat Riau yang sehat serta bebas asap akibat kebakaran lahan dan hutan.

Selain itu, dalam kesempatan mengunjungi stand lomba membuat makanan berbahan dasar Sagu dan Ikan mengatakan bahwa produk makanan berbahan dasar sagu haruslah terus digalakkan, karena kalau bukan dari kita semua siapa lagi, mulailah dengan dari kita sendiri.

“Provinsi Riau tetap berkomiten pada program pariwisata berbasis budaya, dan sagu adalah pendukungnya” ungkap Andi.

Provinsi Riau dalam membuat aneka ragam makanan berbahan dasar sagu meraih rekor muri untuk jenis makanan terbanyak berbahan sagu dengan 269 jenis makanan sagu yang sebelumnya telah mendapatkan penghargaan dari Menteri Riset dan Teknologi Inovasi dalam pengembangan dan pengolahan panganan sagu.**(jai)