BUKIT NENAS -- Abdul Gani Lurah Bukit Nenas , Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai mengatakan untuk mengurangi kenakalan remaja yang berdampak pada pernikahan dini maupun tawuran antar genk diperlukan berbagai kegiatan positif.

Pengangktifan kembali kegiatan keagamaan dan olahraga dinilai dapat mengurangi angka kenakalan remaja.

"Untuk reguilasi jam malam gak efisien, selain pemahaman orang tua tentang mendidik anak, tapi kegiatan seperti remaja masjid itu perlu dihidupkan lagi. Kendala dalam kemajuan pariwisata itu adalah akhlak, dan akhlak inilah yang harus diperkuat," katanya kepada wasiatnews.com di celah celah pembukaan turnamen bola volly yang di taja oleh LPMK Bukit Nenas beberapa waktu lalu di lapangan bola kaki Simpang Jepang.

Tak hanya itu menurutnya, para remaja perlu dibekali dengan berbagai kesibukan seperti pembelajaran kewirausahaan yang memang disenangi.

"Kenakalan remaja buka kehendak tapi karena lingkungan, tidak ada pekerjaan yang membuat jadi sibuk, sehingga ini mau tidak mau mereka terpengaruh pada yang negatif," katanya sembari memberikan A plus kepada panitia LPMK CUP bidang bola volly ini.

Lanjutnya, tersedianya berbagai fasilitas olahraga juga dapat mengurangi berbagai aktivitas negatif. Oleh karena itu ia berharap kalangan ketua Rukun Tetangga (RT) dan kalangan orang tua juga memperhatikan hal ini.

Dirinya juga berpesan Turnamen Volly LPMK Cup ini jangan sebatas srimonial belaka, tapi ada kelanjutan hingga bisa melahirkan atlit serta memicu kalangan pemuda terutama kalangan orang remaja untuk mengisi waktu kosongnya.**(sar)