PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau sudah memetakan wilayah-wilayah konflik dalam pemilihan gubernur Riau (pilgubri) yang digelar Juni mendatang.

Ketua KPU Riau Rusidi Rusda mengungkapkan untuk mengantisipasi konflik terjadi, Bawaslu sudah memiliki program Jelajah terutama di daerah perbatasan yang rawan konflik akibat saling klaim daerah.

"Daerah yang rawan itu sudah kita petakan. Diantaranya perbatasan saling klaim satu sama lain. Dan ini juga kita sudah sampaikan kpd kpu kabupaten kota perhatian daerah potensi konflik," ungkap Rusidi kepada wartawan Kamis 19 Januari 2018 di kantor Bawaslu Riau Jalan Sultan Syarif Kasim.

Rusidi menerangkan Bawaslu juga memiliki program Bawaslu jelajah untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi konflik di daerah rawan konflik. "Kita juga sarankan kpd kpu mengatur juknis secara detail," ujar Rusidi.

Daerah rawan konflik diantaranya lima desa yang berada di perbatasan Kampar Rohul dan konflik lima desa ini sudah selesai dengan adanya keputusan Mahkamah Agung. Kemudian, daerah potensi konflik lainnya perbatasan Riau dengan Sumut, yakni daerah administrasi Kabupaten Rohil dengan Sumatera Utara.**(rud)