• Hardianto

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Legislator Riau yang juga Ketua Komisi IV salah satunya membidangi infrastruktur, Hardianto sangat yakin dan optimis kalau pengerjaan jembatan Siak IV sesuai atau rampung sesuai jadwal, Desember 2018 ini. Walau progres pekerjaan fisik yang terjadi saat ini baru sekitar 12% dan keuangan sekitar 7%.

"Keterangan yang kita dapat dari pihak terkait, semua keraguan dan apa yang dikhawatirkan selama ini terjawab sudah. Sehingga kita yakin pekerjaan nantinya rampung sesuai target," sebutnya, Selasa 30 Januari 2018 dengan menjelaskan juga nilai kontrak pekerjaan senilai Rp107, 6M, masa kerja selama 500 hari, nama kontraktor yang mengerjakan Brantas Abipraya.

Dijelaskan juga oleh bakal calon Wagubri yang maju di Pilkada 2018 ini, mengenai pekerjaan pylon atau penyangga jembatan, berdasarkan apa yang disampaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) masih menunggu rekomendasi dari tim Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ). "Dalam waktu dekat rekomnya mudah-mudahan akan keluar. Sehingga bisa dilakukan pengerjaannya," terangnya berharap.

Ditambahkannya, pengerjaan pylon atau penyangga ini merupakan pekerjaan yang utama atau pekerjaan yang terberat dalam penyelesaian proyek ini. "Dari bahasan kita dengan kontraktor, mereka siap dalam mengerjakanya. Diperkirakan makan waktu sekitar 200 hari," tambahnya dengan mantap menyebutkan pengerjaan yang sudah mangkrak dari tahun 2012 lalu.**(mcr)