RENGAT -- Gaungriau.com -- Sebuah truk colt diesel dengan penumpang penuh di dalam bak truknya berhenti tepat di rumah Trimo, RT 03 RW 03 Desa Perkebunan Sei Parit, Kecamatan Sungai Lala, Kamis 12 April 2018.

Satu persatu lelaki dan wanita dewasa turun dari truk tersebut dan menuju tenda acara kampanye dialogis dengan calon Gubernur Riau nomor urut 1, Syamsuar.

"Riau lebih baik, kampung kami juga ikut baik. Inilah kenapa kami ingin jumpa langsung dengan pak Syamsuar. Kalau bisa juga dengan wakilnya sekalian, pak Edy Nasution," kata Koko saat turun dari Truk.

Kebanyakan warga yang merupakan petani ini sangat menyukai program - program Syamsuar - Edy Nasution yang disosialisasikan oleh tim-tim sukses. Khususnya Perda Naker lokal.

"Beliau berjanji akan memperhatikan putra daerah untuk bisa bekerja di perusahaan setempat. Dia juga ingin anak-anak Riau ini seluruhnya selolah, apa itu tidak mulia. Pantas dia bisa lolos mencalon Gubernur Riau, dan InsyaAllah menjadi Gubernur Riau," sebut Koko yang datang dengan truk yang dirental bersama masyarakat.

"Kalau kami datang ramai-ramai dan komitmen memenangkan dia menjadi Gubernur Riau, tentunya pak Syamsuar tidak akan lupa dengan kami. Pak Syamsuar akan mengingat kami sebagai rakyat yang merindukan sosok pemimimpin untuk membangun daerah ini," kata Koko menambahkan.

Dalam kampanye dialogis itu, Syamsuar menceritakan pengalaman hidupnya sejak zamannya susah hingga bisa menjadi Bupati Siak, dan Calon Gubernur Riau. Bahkan dia tak malu menceritakan pengalamannya yang pernah menjadi buruh kasar.

"Saya tidak menyangka masyarakat bisa datang sebegitu banyak untuk mendengarkan visi misi kami menjadi Gubernur Riau," kata Syamsuar yang sebelumnya juga melakukan kampanye dialogis dengan masyarakat suku Talang Mamak.

Syamsuar juga berjanji jika menjadi Gubernur Riau nanti akan menyiapkan aplikasi pelayanan online kesehatan agar tidak ada penolakan pasien rawat inap dengan alasan kamar inap penuh.

"Selama ini yang terjadi itu, pasien BPJS banyak mendapat penolakan pelayanan kesehatan. Untuk merubah itu nanti, kami akan buka pelayanan kesehatan yang sangat transparan. Tidak ada lagi penolakan pasien dengan alasan ruang inap penuh," sebut Syamsuar penuh semangat.

Syamsuar juga menyampaikan program pemerataan pembangunan Insfrastruktur dengan membangun dan memperbaiki jalan menuju kawasan strategis (Perkebunan, pertanian, pariwisata dan industri).

"Membangun listrik perdesaan dan perkotaan, meningkatkan insfrastruktur dasar daerah terisolir dan daerah perbatasan, pemenuhan akses air bersih / minum bagi masyarakat, bantuan keuangan provinsi untuk desa dan kabupaten / kota, meningkatkan peran CSR dalam pembangunan," kata Syamsuar memaparkan satu persatu programnya.**(rls)