• Safrudin

Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Asap yang akhir-akhir kian menebal menyelimuti wilayah Provinsi Riau, membuat masyarakat resah. Mahasiswa pun turun ke jalan menggelar aksi meminta pemerintah dan juga wakil rakyat yang duduk di parlemen untuk segera mengambil tindakan.

Inilah yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Riau, Selasa 10 September 2019 saat menggelar aksi di DPRD Riau. Para mahasiswa meminta wakil rakyat yang baru dilantik ini untuk mengusut adanya indikasi pembakaran lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kabupaten Pelalawan.

Selain itu, peserta aksi juga meminta agar DPRD dan Pemerinta Provinsi Riau untuk menindak tegas oknum-oknum pembakar lahan, baik individu maupun perusahaan.

Aspirasi yang disampaikan mahasiswa tersebut diterima oleh dua politisi Partai Gerindra, H Syafrudin dan Hardianto. Mereka meminta masa aksi untuk membawa bukti valid mengenai indikasi pembakaran lahan di TNTN tersebut.

"Jadi, bukan sebatas kecurigaan semata, tapi memang ada bukti kongkrit. Dengan bukti ini kami di dewan bisa mengusutnya. Dan kita juga melihat pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/kota sudah berupaya untuk memberantas asap tersebut. Mungkin perlu ditingkatkan lagi," ucap Syafrudin yang akrab disapa Iput ini, Rabu 11 September 2019, usai silaturahmi seluruh anggota DPRD Riau..

Disinggung soal komitmennya duduk di parlemen, mantan birokrat di Kabupaten Rohil ini dengan tegas mengatakan siap untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Kita ini hanya penyambung lidah aspirasi rakyat. Dan saya sudah berjanji, apapun bentuk aspirasi masyarakat yang masuk, saya akan sampaikan. Saya akan berbuat maksimal untuk kepemtingan rakyat. Sebab, amanah itu rakyat yang berikan kepada saya. Itu tekad saya," pungkasnya.**(sier)