Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Pemerintah kota Pekanbaru sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) virus covid 19. Namun kenyataan masih banyak masyarakat yang tidak peduli dengan himbauan tersebut. Untuk itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru angkut 26 remaja dari Warung Internet (Warnet) Aira's Fantasy X-Net Jalan Soebrantas, Kecamatan Tampan, Senin 20 April 2020 siang.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono melalui Danton Praja Wanita Satpol PP Kota Pekanbaru Yeni Putriwati mengatakan, bahwa puluhan remaja itu diamankan tersebut berdasarkan laporan dari panitia Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kota Pekanbaru yang menggelar patroli.

"Mereka masih nekat berkumpul setelah PSBB diterapkan sejak beberapa hari terakhir. Dimana, satu dari puluhan remaja yang diamankan tersebut merupakan seorang perempuan," ujarnya.

Yeni juga menambahkan, dari kasat mata memang tidak terlihat ada aktivitas dilokasi tersebut. Namun, kecurigaan petugas terlitas saat melihat ada salah satu pengunjung yang datang dan memasukkan sepeda motor ke dalam warnet.

"Mereka berkumpul dalam warnet. Yang menemukan itu tadi pihak kepolisian. Kita dihubungi dari panitia PSBB yang sedang patroli," kata Yeni.

Dijelaskannya, pemilik mengelabui petugas dengan cara kendaraan pengunjung diparkiran dalam ruko warnet itu, lalu pintu warnet ditutup.

Puluhan remaja itu dibawa ke kantor Satpol PP di Jalan Cut Nyak Dien atau Komplek Mal Pelayanan Publik (MPP). Mereka dijemur di halaman kantor Satpol PP sebagai sanksi untuk memberikan efek jera.

Hampir setengah jam mereka dijemur ditengah terik matahari. Beberapa remaja pun terlihat mendapatkan hukuman pushup, dan kemudian dilakukan pendataan dan pemanggilan pihak keluarga.

Yeni menegaskan, pemilik Warnet akan diberikan tindakan tegas karena nekat beroperasi ditengah ancaman covid-19.
Bahkan sudah ada perwako yang mengatur agar seluruh tempat hiburan tutup.

"Kita akan panggil pemilik warnet, akan kita tindakan tegas. Bisa saja berujung penyegelan nantinya," tegasnya.**(saf)