Gaungriau.com (SIAK) -- Walaupun Kabupaten Siak dikelilingi oleh sejumlah Kabupaten dan kota yang sudah di ketagorikan masuk didalam daftar zona merah, Tapi untuk Kabupaten Siak masih berada di zona hijau.
"Dan jika kita melihat dari jumlah kasus untuk ODP memang secara hitungan terus terjadi peningkatan, ini terjadi disebabkan riwayat perjalanan seseorang disaat Pandemi berlansung seperti sekarang ini," Kata Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Siak Dr Raja Toni Candra kepada media ini saat dijumpai kemarin.
Langkah melaporkan riwayat perjalan seseorang seperti disaat pandemi yang terus berlangsung hingga saat ini, menurut Kadinkes Siak, paling tidak tentunya merupakan bagian dari langkah peduli dalam upaya kita bersama memutus rantai penyebaran wabah Corona.
Kalau berdasarkan data sebaran Cobid dikabupaten Siak total yang terdata berjumlah sebanyak 3.559 ,untuk orang dalam pantauan berjumlah sebanyak 3.523 ,Ramai gejala sebanyak 14, dalam pemantauan 870 ,sedangkan orang selesai pemantauan berjumlah sebanyak 2.639 kasus.
Sedangkan untuk jumlah PDP dirawat berjumlah sebanyak 11, PDP meninggal sebanyak 6 kasus, jumlah PDP yang sembuh sebanyak 18 kasus, untuk kasus positif masih nol, mudah-mudahan seterus nya tidak ada , positif meninggal tidak ada, dalam artian masih nol sedangkan positif sembuh 1 kasus.
"Namun walaupun hingga sampai sekarang ini Daerah kita masih berada di zona hijau, akan tetapi untuk mempertahankan kondisi ini supaya penyebaran wabah covid - 19 bisa terus kita cegah , tentunya ini bisa terus kita atasi, dan sangat diperlukan kerja sama yang baik dari semua lini yang ada,"terang Toni Candra.
"Terutama masyarakat agar tidak melanggar berbagai macam himbauan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah , dan kurangi aktivitas diluar jika tidak begitu mendesak , karena memutus rantai penyebaran peran serta dari kita semua menjadi salah langkah utama untuk mencegah nya,"imbuh Toni lagi.**(Infotorial/jas)






