Gaungriau.com -- Untuk mencapai pendidikan yang baik dan berkelanjutan, sekolah-butuh pemimpin yang kuat, memiliki visi, dan bisa melakukan perubahan. Peran penting kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga pendidik adalah untuk memastikan bahwa proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan berkualitas.

Untuk mendukung peningkatan kepemimpinan di sekolah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Program Kepemimpinan Sekolah. Acara ini dilaksanakan secara tatap muka di Gedung A, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, pada hari Senin 23 Juni 2025.

Program Kepemimpinan Sekolah diadakan melalui kerjasama dari berbagai pihak. Ini melibatkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Lembaga Penyelenggara Pelatihan (LPP), pemerintah daerah, dan organisasi pendidikan yang diatur oleh masyarakat.

Selain itu, program ini juga melibatkan partisipasi aktif dari para pendidik dan staf pendidikan, seperti guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, kepala administrasi, kepala laboratorium, dan kepala perpustakaan. Kerja sama ini adalah dasar penting untuk menciptakan ekosistem kepemimpinan pendidikan yang baik, melibatkan banyak orang, dan berkelanjutan.

Selanjutnya, peluncuran Program Kepemimpinan Sekolah mendapat sambutan positif dan antusias dari berbagai pihak, termasuk Bupati Kabupaten Lahat, Bursah Zarnubi; Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna; Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu, Sumaryono; Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Abdul Hadi; Kabid Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Tanah Laut, Myrza Fazrina; dsb. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong penguatan kepemimpinan satuan pendidikan di berbagai daerah.

Bupati Kabupaten Lahat, Bursah Zarnubi, mengatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat dalam membangun sistem pendidikan yang unggul dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi Kabupaten Lahat dalam mencetak kepala sekolah yang inovatif dan siap memimpin perubahan.

“Saya menyambut baik program ini dengan penuh semangat karena sejalan dengan visi pendidikan Kabupaten Lahat dalam menciptakan kepala sekolah yang inovatif dan mampu memimpin perubahan,” ujar Bursah Zarnubi.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan dukungannya terhadap peluncuran program ini dan juga merespons terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. Ia berharap program ini dapat membentuk pemimpin pendidikan masa depan yang beretika, bertanggung jawab, serta membawa dampak positif bagi kemajuan sekolah dan masyarakat luas.

“Semoga melalui program ini dapat menciptakan pemimpin masa depan yang beretika, bertanggung jawab, dan mampu memajukan sekolah serta berdampak positif kepada masyarakat,” tambah Dadang Supriatna.

Tidak hanya itu, dukungan untuk Program Kepemimpinan Sekolah juga datang dari pemerintah daerah lain.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu, Sumaryono, mengatakan bahwa mereka telah menyediakan anggaran khusus untuk pelatihan calon kepala sekolah. Ini adalah langkah daerah untuk bersiap menghadapi kebijakan baru. Abdul Hadi, Kabid GTK Kabupaten Hulu Sungai Tengah, juga melakukan hal yang sama. Ia berhasil mengalokasikan dana untuk pelatihan kepala sekolah tahun anggaran 2025 dengan efisiensi anggaran.

"Saya berharap anggaran itu bisa segera digunakan dan pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik tanpa masalah," harapnya.

Dengan begitu, Program Kepemimpinan Sekolah menjadi cara yang tepat untuk mempersiapkan kepala sekolah, pengawas sekolah, dan staf pendidikan yang kuat dan mampu beradaptasi. Kerja sama antara berbagai sektor dalam pelaksanaan program ini menunjukkan bahwa perubahan dalam pendidikan tidak bisa dilakukan separuh-separuh.

"Dibutuhkan komitmen dan kerja sama dari semua pihak yang terlibat, baik di pusat maupun di daerah. Dengan dukungan yang kuat dan terus menerus, program ini diharapkan dapat memperkuat kepemimpinan di sekolah-sekolah dan membawa perubahan baik bagi kualitas pendidikan di seluruh negara," pungkasnya. ***