Gaungriau.com -- Liga Mahasiswa NasDem (LMN) Provinsi Riau dibawah kepemimpinan Ketua Komite Wilayah Dedi Harianto Lubis SH telah melaksanakan rapat pleno dengan agenda pemberian sanksi tegas organisasi terhadap kader yang terlibat dalam pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) pergantian pengurus Liga Mahasiswa NasDem periode 2014-2016.
"Mereka yang menggelar Muslub beberapa waktu lalu tidak memiliki legalitas atau SK sebagai pengurus yang mereka klaim. Mereka juga telah melanggar garis-garis perjuangan organisasi, status mereka bukan pengurus yang sah saat ini, memang mereka bahagian dari kita, tapi bukan pengurus," ujar Daniel selaku wakil ketua LMN Riau kepada wartawan, Selasa 22 September 2015.
Hal senada juga diucapkan Sekretaris LMN Riau Andukot yang menyebut pihak yang melakukan Muslub sudah melakukan pelanggaran luar biasa, sehingga harus diberi sanksi yang luar biasa pula.
"Tindakan mereka tidak pantas dicontoh oleh anggota LMN Riau yang lainnya. Hal ini harus ada tindakan tegas supaya tidak kembali terjadi dikemudian hari," cetusnya.
Kembali dikatakan Andukot, didalam rapat pleno yang diselenggarakan LMN Riau yang sah pada hari Ahad 20 September 2015 serta dihadiri oleh 13 orang pengurus komite wilayah telah mengambil kesimpulan untuk memberikan sanksi teguran serta pemecatan terhadap orang-orang yang terlibat dalam acara muslub.
"Hasil rapat pleno sudah disampaikan ke komite pusat liga mahasiswa nasdem, dan kita tinggal menunggu keputusan dari komite pusat yang akan disampaikan dalam minggu ini. Kita berharap Komite Pusat mengamini sanksi pemecatan yang kita ajukan," harapnya.
Sementara ketua LMN Riau Dedi Harianto Lubis saat dikonfirmasi mengenai muslub yang dilakukan oleh beberapa orang anggotanya mengungkapkan, tidak mengambil pusing hal tersebut, cuma saja ia menyayangkan langkah beberapa oknum yang melakukan tindakan tidak patut.
"Kalau menurut saya, ini ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab sebagai penggerak. Terlebih menurut informasi ada oknum pengurus anggota partai yang terlibat, termasuk dalam mendanai pelaksanan Muslub tersebut," tuturnya
Dijelaskan Dedi dalam Muslub ilegal tersebut, tidak sepenuhnya yang hadir adalah anggota LMN Riau, Dedi mengungkapkan berdasarkan dokumentasi acara hanya beberapa orang yang anggota LMN selebihnya massa didatangkan.
"Saya sudah liat dokumentasi acara, ternyata benar ini hanya ulah pihak-pihak yang tidak ber etika. Tapi yasudah, kita lihat saja hasil keputusan Komite pusat Liga Mahasiswa Nasdem," pungkasnya.**(dni)
















