• 1.Bupati Jefry Noer bersama Ketua TP PKK Eva yuliana dan Anggota DPRD Rahmad Jevary saat potong Kurban usai Sholat Idul Adha 1436H di Islamic Center. (Foto: Humas Kampar)

Gaungriau.com -- setiap tahun umat Islam di belahan dunia melaksanakan ibadah haji, yang puncaknya haji bertepatan dengan pelaksanaan hari Raya Idul Adha atau ada juga yang menyebutnya dengan Idul kurban yang di laksanakan di tiap  Negara yang berpenduduk Islam.

Hal itu dijelaskan Ustadz Dr Hidayatullah Lc MA, ketika memberikan tausiah usai melaksanakan sholat idul Adha di masjid Al-Ihsan di komplek Islamic Center  Bangkinang, Kamis 24 September 2015, paling tidak ada empat manfaat dapat diambil dari berkurban yang dilaksanakan setiap tahun oleh umat Islam.

Pada pelaksanaan Idul Adha di Masjid Al-Ihsan itu diikuti oleh Bupati Kampar H Jefry Noer bersama Ketua TP PKK Kampar Eva Yuliana beserta keluarga, Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), alim Ulama dan masyarakat Bangkinang umumnya.

Ustadz Dr Hidayatullah melanjutkan, pertama manfaat untuk selalu berusaha berhusnuzon atau berbaik sangka pada Allah dan insyaallah dengan berbaik sangka,  Allah yang akan mencukupi, melindungi dan menjaga mahluknya dari kekurangan, kesusahan dan penderitaan.

Seperti kisah Siti Hajar yang ditinggal Nabi Allah Ibrahim karena perintah allah untuk bepergian, maka Allah yang menjaga, melindungi dan mencukupi kebutuhannya.

Manfaat kedua adalah nabi Ibrahim dapat dijadikan tauladaan dalam mendidik anak bagi setiap orang tua, sehingga anaknya dapat menjadi patuh pada kedua orang tuanya tentu di dukung oleh ibu (Siti Hazaar) yang sholeh sehingga anak nabi Ibrahim yang bernama Nabi Ismail patuh pada Orang tua untuk melaksanakan perintah Allah, ketika perintah Allah di sampaikan pada anaknya untuk menyembelih dirinya karena hal perintah Allah yang di jawab dengan tegas laksanakanlah “wahai ayahku” oleh anaknya Ismail.

Kalau bukan karena didikan kedua orang tua, tentu kepatuhan anak pada kedua orang tua akan berbalik bahkan membantah pada orang tuanya,ujar Ustadz Hidayatullah.

Pelajaran ketiga adalah bersungguh-sungguh mencari rezeki yang halal seperti yang dilakukan Siti Hazar ketika di tinggal Nabi Ibrahim di bukit safa, dimana saat itu anaknya menangis karena lapar dan haus, sehingga Siti Hazar mencari air untuk minum anaknya Ismail, karena terlihat sudah sangat lemas karena kehausan.

Kesana kemari (dari bukit safa ke Marwah) Siti Hazar berlari untuk mencari air buat minum anaknya Ismail, hanya untuk mencari air minum buat anaknya, yang akhirnya Allah ke temukan juga rezeki berupa air, malahan di dekat anaknya sendiri karena ke kuasaan dan Maha Berkehendaknya Allah.

Manfaat Keempat yaitu dengan berkurban harus dengan niat hanya kepada Allah semata, artinya dalam melakukan perbuatan apapun harus di ingat dengan niat karena Allah semata, insyaallah akan membawa berkah dan kemudahan serta member manfaat,kata  Ustadz Hidayatullah.