PEKANBARU -- Dinas Sosial dan Pemakaman (Dinsos) Kota Pekanbaru pastikan pengadaan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) tahun 2016 ini dibatalkan.

Kepala Dinsos Kota Pekanbaru, Chairani ketika dikonfirmasi, Senin 11 Januari 2016, mengungkapkan bahwa pengadaan lahan TPU tahun ini dipastikan batal dilaksanakan. Hal ini disebabkan adanya rasionalisasi anggaran pada Dinsos.

"Alasannya gagalnya pengadaan lahan TPU, kerena tidak dianggarkan pada tahun ini. Padahal beberapa orang tokoh masyarakat di Kecamatan Rumbai dan Tenayan Raya sudah menghubungi saya terkait lahan TPU tersebut," ujarnya.

Menurut Chairani, banyaknya jumlah masyarakat tidak sebanding dengan jumlah lahan TPU yang tersedia. Seperti yang terjadi di tiga Kecamatan yang saat ini sudah sangat butuh lahan untuk TPU.

"Kecamatan Rumbai, Tampan dan Tenayan Raya memang harus cepat di bangun TPU. Pasalnya lahan yang ada sudah tidak seimbang dengan jumlah penduduk Pekanbaru," sambungnya.

Ketika ditanya, apakah kemungkinan lahan TPU akan dianggarkan pada APBD P 2016 mendatang. Chairani menambahkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan dan harus melihat pagu anggaran terlebih dahulu.

"Kita belum menghitung lagi anggaran yang akan dilakukan. Kalau tidak bisa dalam APBD P 2016, maka  tahun 2017 harus kita anggarkan untuk lahan TPU," terangnyanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemko Pekanbaru tahun 2015 lalu sudah menggarkan pengadaan lahan TPU di Kulim. Namun gagal dilakukan kerana tidak menemui kata sepakat dengan pemilik lahan. Namun Dinsos kembali mencoba mencari lahan baru pada tahun ini, tapi sayang usahanya belum membuahkan hasil. Hal ini disebabkan adanya rasionalisasi anggaran pada Dinsos. Sehingga pengadaan TPU batal dilaksanakan.**(saf)