SIAK KECIL -- Ketua terpilih Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Kecil Ali Fachruddin dan sejumlah pengurusnya, secara resmi dilantik oleh Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, H Amrizal MAg, Senin 22 Februari 2016.

Bertempat di aula Kantor Camat Siak Kecil, pelantikkan tersebut berjalan dengan khidmat dan penuh harapan yang lebih baik dalam menjalankan pekerjaan sosial keagamaan untuk kepentingan umat Islam Kabupaten Bengkalis.

“Dengan dilantiknya pengurus MUI Kecamatan ini, saya sangat berharap kiranya kita dapat menjadi garda terdepan terhadap persoalan-persoalan hukum agama maupun sosial yang terjadi di daerah,” ujar Ketua MUI Kabupaten Bengkalis saat memberikan sambutan.

Program MUI sendiri, katanya, sejalan dengan program pemerintah daerah dalam memajukan masyarakat yang baik sejahtera.  MUI berharap bersama pemerintah daerah dapat bergandeng tangan dengan melibatkan disetiap kegiatan.

"Sejak di dirikan 1976, berkumpulnya ulama dan intelektual. Peran MUI sangat penting, karna MUI adalah  wadah untuk membimbing dan membina. Pewaris para ulama, memiliki tangung jawab yang sangat besar untuk menyelesaikan suatu masaalah hukum, MUI juga sebagai lembaga menjawab hukum islam yang beredar pada masyarakat aliran yang tidak sesuai dengan hukum islam, Ujar Amrizal.

Dalam kesempatan itu juga Amrizal mengatakan menjadi isu hangat yang diperbincangkan oleh kalangan akhir-akhir ini sehubungan dengan adanya wacana untuk memberikan secara legalitas formal oleh akan eksistensi kelompok LGBT (lesbian,Gay, Biseksual dan Transgender) dan Nabi palsu.

“Kepada seluruh pengurus Kecamatan Siak Kecil, kami mengucapkan selamat dan tahniah. Kami yakin kepada Ketua MUI Kecamatan Siak Kecil Ali Fadchruddin dan pengurus, dapat menjalankan roda organisasi dengan sebaik mungkin. Namun yang perlu digaris bawahi bahwa organisasi ini merupakan organisasi yang meminta kita untuk bekerja dengan ikhalas lillahi ta’ala dalam melaksanakan amal ma’ruf nahi munkar demi kepentingan agama,” harapnya.

Sementara, Camat Siak Kecil Alpi Mukhdor mengatakan saat ini dinamika masyarakat yg bermacam-macam,keadaan  memperihatinkan , bayi yang di buang, kelompok yang menyesatkan, dikarnakan kurangnya pemahaman

"Ini lah peran penting peran MUI Kecamatan, bagaimana islam yang sesunguhnya, berkerjasama dengan pemerintah kecamatan agar jagan sampai ajaran tersebut melebar luas. Apa lagi saat ini norkoba, pergaulan bebas sangat merajalela" tutur Alpi

Hadir dalam pengukuhan MUI Siak Kecil, ka KUA Siak Kecil Azumar, S.Pd.I, sejumlah kepala Desa sekecamatan siak Kecil, penggurus MUI Kabupaten Bengkalis dan tamu undangan lainya.**(put)‎