PASIR PENGARAYAN -- Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan  Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Marjoko, mengakui di daerahnya baru ada dua Pasar Ternak. Salah satu Pasar Ternak yang sudah dibangun melalui dana APBN, dan dipakai masyarakat untuk jual beli ternak ada di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara.

"Pasar Ternak dibangun di kecamatan sebagai upaya memfasilitasi masyarakat agar lebih mudah dalam menjual atau membeli ternak," ujar Marjoko ditemui di kantornya di Kilometer 2 Pasir Pengarayan, Rabu 24 Februari 2016.

Ia mengatakan selama ini jual beli ternak biasa dilakukan peternak. melalui perantara dan harganya menjadi mahal. Adanya Pasar Ternak, peternak lebih murah menjual ternaknya.

Selain Pasar Ternak di Desa Bangun Jaya, sambung Marjoko, tahun ini Disnakan Rohul juga akan membangun Pasar Ternak di Desa Rambah Utama Kecamatan Rambah Samo yang saat ini masih memakai bangunan darurat berupa kayu, dan lokasinya berukuran sekira 20 meter kali 50 meter.

Pembangunan Pasar Ternak di Desa Rambah Utama ini, diakui Marjoko, akan dibantu dana APBN. Marjoko mengungkapkan idealnya setiap kabupaten punya satu Pasar Ternak. Dan normalnya, satu Pasar Ternak per kecamatan.

Sementara itu, peternak sapi dari Desa Bangun Jaya, Tono, yang kebetulan bertemu di Kantor Disnakan Rohul mengakui Pasar Ternak di kecamatan cukup membantu peternak dalam menjual hewan ternaknya, tanpa melalui perantara lagi.

"?Masyarakat sangat mendukung dibangun Pasar Ternak. Karna kalau beli ke tengkulak lebih malah, kalau lewat peternak langsung akan lebih murah?," jelasnya.

Tono mengakui Pasar Ternak di Desa Bangun Jaya yang menyediakan hewan ternak sapi dan kambing dibangun awal Januari 2016, dan saat ini dikelola oleh masyarakat dan di bawah pengawasan Disnakan Rohul.**(lim)