• Jhon Romi Sinaga

PEKANBARU -- Anggota DPRD Kota Pekanbaru Jhon Romi Sinaga meminta kepada Wali Kota (Wako) Pekanbaru untuk memecat Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pekanbaru, Helda S Munir.

Romi menilai Helda memegang amanat hanya dijadikan sebagai alat mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya saja.

"Harusnya pak wali memecat Helda sebagai Kadiskes Pekanbaru, tak ada gunanya. Hanya merusak sistem pelayanan kesehatan masyarakat saja," cetusnya, Rabu 23 Maret 2016 kepada sejumlah wartawan di DPRD.

Disebutkan Politisi PDIP ini juga, hal itu pulalah yang menjadi penyebab delapan Kepala Puskesmas (Kapus) mundur secara massal. Namun pihak Pemko tidak mau mengungkap secara terbuka supaya masyarakat bisa tahu, dan terkesan Pemko sengaja menutup borok Kadiskes, dengan dalih etika.

Dikatakan Romi juga, hearing yang sudah dilakukan Komisi III terkait masalah ini, delapan Kapus yang mundur itu sudah menyampaikan masalahnya, dan kata Romi, saat hearing Kadiskes pun disebutkan tak bisa mengelak, bahwa masalahnya ada di angka-angka, termasuk juga BKD dipanggil hearing ketika itu.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, Kapus mundur karena tidak percaya lagi dengan Kadiskes, dan disebutkan juga tidak mau dimanfaatkan dalam urusan anggaran yang tidak jelas. Kadiskes pun dinilainya tidak jujur.

Anehnya lagi, belum lagi selesai masalah ini, Pemko sudah membuka lelang, dan sayangnya tidak diminati, hinga akhirnya mem Plt kan jabatan Kapus.

"Tentunya kita sayangkan, Kepala BKD juga ini tidak betul kerjanya. Seharusnya selesaikan masalah pengunduran diri Kapus baru dibuka lelang Kapus, ini malah sudah di Plt kan pula," ucapnya.

Romi juga melihatnya ada yang tidak beres dari mundurnya Kapus-Kapus itu, dan seharusnya dia minta Wako bersikap dan bersikap tegas. Kepala BKD dinilai Romi juga tidak gentleman.

"Kami minta tegas kepada Pemko untuk serius menyelesaikan masalah ini, jangan main-main," tegas Romi.

Romi juga berharap, agar setiap persoalan yang terjadi semacam adanya pejabat mendadak mengundurkan diri harus dicari tahu masalahnya apa, selesaikan dengan cepat, dan jadikan pelajaran sebelum Plt.

Dengan kondisi sekarang ini, Romi juga yakin kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah menjadi berkurang. Apalagi masalah  mundurnya Kapus itu menyangkut dengan masalah layanan kesehatan.

Yang dianggap fatal kesalahan dilakukan oleh Kadiskes disebutkan Romi, ada pula mantan Kapus yang sudah tidak menjabat lagi, bisa mencairkan dana JKN. ‘’Ini ada apa, Kemana uangnya dibawa, kok bisa pula mantan Kapus yang tidak menjabat lagi mencairkan," Tanya Romi.

Termasuk juga masalah rujukan pasien BPJS, dan ini disebutkan Romi, Ada Kapus Sidomulyo Rawat Inap yang memiliki Rumah Sakit sendiri namanya Sansani, jangan-jangan semua pasien BPJS yang datang ke Sidomulyo di rujuk ke Sansani semua, dinilainya juga ada permainan untuk keuntungan pribadi.**(dwi)