RUPAT -- Kerusakan yang terjadi pada pipa Poli Eliteline (PE) di Kelurahan Batu Panjang Kecamatan Rupat, telah normal kembali namun masyarakat belum bisa merasakan  menikmati air bersih PDAM.

Dikarenakan jaringan pipa sudah diperbaiki dilokasi tersebut, diperkirakan 3 bulan terakhirnya, Pulau Rupat telah terjadi Kemarau yang panjang, yang tidak ada turun hujan, sehingga debit air yang bersumber dari Sungai ‎Penebak, di Kecamatan Rupat  kekeringan.

Plt Dirut PDAM Kabupaten Bengkalis, M. Yunus Zaenal, ketika dihubungi, bahwa dengan kondisi kemarau yang berakibat kekeringan sumber air dari sungai Penebak itu, saat ini pihak Sumber Daya Air (SDA) Provinsi melalui Balai Wilayah Sumatera III melakukan pendalaman waduk dan sungai tempat menampung air baku.

"Dengan kondisi Sungai Penebak kering, yang semula kita jadikan sumber air untuk PDAM tersebut, saat ini kita manfaatkan untuk melakukan pendalaman waduk, dan kita perkirakan akan ‎selesai pada satu bulan kedepan, "terangnya, Jum'at 8 April 2016.

Untuk pelanggan di Kecamatan Rupat, diperkirakan sekitar 500 lebih, pihaknya hanya mampu mendistribusikan air selama 4 jam, yakni dari pukul 08.00-12.00 WIB, dikarenakan adanya musim kemarau, "ucap yunus.

"Soal musim kemarau di Pulau Rupat itu, kita tidak dapat menentukan kapan pelayanan pada para pelanggan dapat maksimal, bahkan mungkin jika tidak juga segera turun hujan, maka tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan waktu dalam pendistribusian, dikarenakan air baku yang tersedia semakin habis, "tambah Yunus.

Lanjutnya, untuk kedepannya kita sama sama berharap agar segera turun hujan, supaya para pelanggan yang mencapai 5 ratus warga Kecamatan Rupat, benar benar dapat menikmati pelayanan semaksimal mungkin.**(fer)