Program PPIDK Tahun 2015, Jaringan di 13 Desa Belum Teraliri Listrik
Minggu, 17 April 2016 - 00:00:00 WIB
PELALAWAN -- Sebanyak 13 Jaringan listrik di 13 Desa yang tersebar di Kabupaten Pelalawan yang dibangun melalui Program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa dan Kelurahan (PPIDK) tahun 2015 hingga kini belum kunjung dialiri arus.Pasalnya tegangan rendah Jaringan dari pihak PLN sehingga arus listrik belum bisa dialiri arus.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Pelalawan Nifto Anin kepada media ini, Ahad 17 April 2016. Menurutnya, kerja sama Operasional (KSO) antara Pemkab Pelalawan dengan PLN untuk mengaliri jaringan listrik di 13 Desa sudah dilakukan dengan berbagai perjanjian.
"Hanya saja memang terkendala dikarenakan kondisi Jaringan listrik PLN saat ini sudah melebih kapasitas hingga ke Kecamatan Ukui.Jika dipaksakan maka tegangan akan menjadi rendah dan akan memperparah tegangan saat ini.Salah satu Kabid Saya sudah Lakukan pertemuan dengan Area Pekanbaru dan Memang belum ada jawaban terhadap permasalahan listrik di Pelalawan ini," ucapnya.
Ditambahkan Nifto Anin, Jalan keluarnya adalah harus memiliki gardu Induk agar arus listrik dapat dialiri dengan normal. "Kalau Informasi yang didapat Distamben dari PLN akan mendatangkan setidaknya 6 mesin untuk mengaliri listrik di 13 Desa tersebut.Kita belum tahu Jelas apakah ini hanya semntara atau bagaimana.Kita akan terus Lakukan Koordinasi dan kominikasi dengan pihak PLN Pangkalan Kerinci maupun PLN Area Pekanbaru," paparnya.
Sebelumnya, Manager PLN Pangkalan Kerinci Afrizal Armen menyebutkan persoalan pengaliran arus listrik di 13 Desa yang jaringannya dibangun melalui program PPIDK termasuk agenda yang akan dibahas dalam pertemuan dengan PLN area Pekanbaru bersama Komisi III DPRD Pelalawan yang masih dijadwalkan.
"Ya soal arus listrik untuk jariingan di 13 Desa akan dibahas nanti di Pekanbaru.PLN Pankalan Kerinci dengan Komisi III DPRD Pelalawan dan PLN area Pekanbaru akan membahas kelistrikan di Kabupaten Pelalawan," ungkap Afrizal Armen.
Terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Pelalawan Zamur Das, membenarkan bahwa Jaringan listrik yang dibangun melalui program PPIDK saat ini belum dialiri listrik dan sepenuhnya soal arus daya diserahkan ke Distamben.
"Untuk tahun 2016 ini ada sebanyak 5 desa mengusulkan pembangunan Jaringan listrik. Kita berharap ada Jalan keluar untuk arus daya agar masyarakat menikmati listrik sesuai program Pemkab yakni Pelalawan Terang," tukasnya.**(ham)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator Minta Pemko Pekanbaru Anggarkan Dana Taktis
Gaungriau.com -- Legislator yang merupakan Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pekanbaru Nofrizal meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan dana taktis untuk bencana dalam. "Kita berharap Pemko Pekanbaru menganggarkan dana taktis yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika terjadi benca alam. Jika di…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Stand Riau Terbaik satu di Pameran Gelar Produk khas dan Unggulan Daerah
Gaungriau.com --- Provinsi Riau mampu mengukir prestasi dengan meraih predikat juara pertama untuk kategori stand terbaik pada ivent Ekspo 2015, gelar produk khas dan unggulan daerah. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal Usman, pameran yang diikuti 32 daerah di Indonesia tersebut dilaksanakan pada…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pembongkaran Tower Ganggu Komunikasi
Hotman: Itu Tanggung Jawab Perusahaan
Gaungriau.com -- Adanya kebimbangan masyarakat akan rekomendasi yang dilontarkan Komisi I DPRD Pekanbaru terkait pembokaran tower ilegal, mendapat respon dari Ketua komisi I DPRD Pekanbaru Hotman Sitompul. "Saya pahami kegelisahan masyarakat jika ada tower yang dibongkar akan berdampak kepada jaringan telekomunikasi yang biasa dipakai. Tapi masyarakat juga…





