TEMBILAHAN -- Ahad 1 Mei 2016 sekitar pukul 14.30 WIB Nurhikmawati (23) warga Kuala Rumbai RT. 17 RW. 007 Dusun Rumbai Sejuk, Desa Sungai Gantang, Kempas, Inhil sangat terkejut saat melihat ayahnya Halim (43) sudah ditemukan meninggal setelah ditinggalkannya melaksanakan shalat.

Adapun kronologis kejadian, saat itu Halim bersama putrinya NU (23) sedang berada di dalam rumah, namun karena ingin menjalankan sholat, kemudian NU pergi mengambil air wudhu dan shilat di kamar.

Selanjutnya ketika NU selesai sholat, ia mendapati ayahnya sudah dalam keadaan tergantung di teras depan menggunakan tali nilon.
Kemudian NU berlari kedepan rumah dan berteriak meminta tolong, kaget dengan teriakan di siang bolong, kemudian warga yang mendengar langsung mendatangi NU.

Kemudian NU memberi tahu kalau ayahnya gantung diri, mendengar omongan dari NU kemudian warga langsung mendatangi Halim.
Saat melihat posisi Halim tergantung di teras, warga sekitar langsung menurunkan dengan cara memeluk Halim. Saat di turunkan, keadaan Halim sudah tak bernyawa lagi, kemudian warga langsung menghubungi pihak kepolisian.

Tak lama berselang anggota kepolisian Polsek Kempas langsung tiba di lokasi kejadian. Setelah memeriksa saksi-saksi kemudian jasad Halim langsung dibawa ke Puskesmas Sungai Salak untuk di Visum. Setelah tiba di Puskesmas, jasad korban langsung dilakukan Visum, menurut keterangan Dokter Yogi jasad pria ini sudah dalam keadaan meninggal sebelum samapai di puskesmas.

"Tak ada tanda-tanda kekerasan dalam diri korban, selain itu dari kemaluan korban mengeluarkan cairan,"ungkap Yogi.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono melalui Paur Humas Iptu Warno mengatakan kejadian gantung diri itu masih di selidiki oleh pihak kepolisian. "Jenazah sudah di bawa pulang, dan kasus ini masih dalam lidik,"singkat Warno.**(suf)