PELALAWAN -- Suasana keceriaan usai merayakan kelulusan sekolah menegah atas (SMA) berubah, setelah sepeda motor Honda NF 125 TRP dengan nopol BM 5625 CV milik Edwar J. Barus (18) warga Perumahan GSA Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan yang ditinggal parkir di halaman RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, raib di curi orang.
Informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal saat korban bersama dengan teman-temannya merayakan kelulusan dengan kompoi keliling kota Pangkalan Kerinci, dengan mengendarai sepeda motor, Sabtu 7 Mei 2016 sore lalu, setelah malam korban berencana pulang ke rumah orang tuanya.
Tapi ditengah perjalanan tiba-tiba bahan bakar minyak (BBM) sepeda motornya habis. Namun uang di kantong untuk membeli minyak juga tidak ada. Maka terpaksa motor di tinggal di parkiran RSUD Selasih, di Jalan Hang Tuah, SP 6 Pangkalan Kerinci.
Usai memarkir motornya, Edwar menjumpai temannya di halte sekolah Taruna untuk meminta diantar pulang ke rumah. Karena merasa sepeda motornya aman di parkiran RSUD Selasih, dibiarkan nginap sampai pagi hari.
Selanjutnya Ahad 8 mei 2016 pagi sekitar pukul 08.00 WIB, korban datang ke RSUD Selasih untuk mengambil kenderaanya. Namun sepeda motornya sudah tidak ada lagi, menyadari kendaraannya tidak ada di parkiran, korban mencoba menanyakan pada sekuriti RSUD Selasih. Tetapi pihak sekuriti tidak mengetahui, hingga korban yang tidak terima kehilangan motor memuntuskan untuk melapor ke Polres Pelalawan.
Korban yang sebelumnya merayakan kelulusan penuh kecerian bersama teman-temanya berkeliling kota Pangkalan Kerinci,usai dinyatakan lulus, berubah duka. Pasalnya sepeda motor yang biasa digunakan untuk sekolah hilang saat di tinggal di parkiran RSUD Selasih, ketika kehabisan minyak.
Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga melalui Paur Humas IPDA M. Sijabat, 8 Mei 2016 kemarin membenarkan adanya kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di halaman parkir RSUD Selasih tersebut.
"Kita telah menerima laporannya dan telah turun ke TKP untuk memeriksa saksi-saksi. Sementara kasusnya masih dalam penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya,” ujar Paur Humas.**(ham)



