• Sekda Kampar H.Zulfan Hamid saat menghadiri pertemuan dengan kelompok tani maju lestari diperumahan Griya Kubang Lestari Desa kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu

SIAK HULU -- Dalam pembudidayaan ikan lele, pemasaran merupakan hal yang sangat penting. Namun sangat disayangkan jika kegagalan pemasaran produksi lele terjadi karena faktor usaha pemasaran yang kurang atau memang belum menjalankan strategi pemasaran lele secara maksimal.
            
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Zulfan Hamid saat menghadiri pertemuan dan memberikan motivasi buat kelompok tani maju lestari diperumahan Griya Kubang Lestari Desa kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Rabu 11 Mei 2016. Zulfan mengatakan, Budidaya ikan lele untuk sekarang memang sangat diminati para peternak, karena pasarnya yang terus berkembang dan teknologi budidayanya yang sederhana serta dengan biaya yang cukup terjangkau, dan bisa dilakukan di berbagai jenis kolam dan ukuran.

“Kalau untuk pemasarannya sendiri sekarang rasanya sudah tidak susah lagi, warung pecel lele yang kian menjamur dimana-mana warteg, rumah-rumah makan lainnya atau bahkan resto-resto yang sudah mulai menawarkan menu spesial ikan lele,”katanya. 

Untuk itu, Zulfan berharap kelompok tani ini terus meningkat penghasilannya, apalagi kegiatan seperti ini bagian dari lima pilar pembangunan dari kabupaten Kampar terutama pilar yang ke 2 yaitu peningkatan ekonomi kerakyatan.
            
“Jadi, secara tidak langsung kelompok tani ini juga ikut mensukseskan program dari Kabupaten Kampar untuk memberantas kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh,” tambahnya. 

Sementara ketua kelompok tani maju lestari Reno mengatakan, awal dibentuknya kelompok tani maju lestari ini bermula dari inisiatif dari masyarakat yang ingin membentuk kegiatan positif berupa usaha keluarga. Untuk sekarang, baru 16 orang saja yang baru tergabung dalam kelompok tani ini, usaha inipun bisa berjalan berkat iuran dari anggota kelompok tani perminggu, tetapi baru-baru ini ada juga keinginan dari masyarakat yang ingin membuat kelompok tani juga.

Tahap awal ini, pemasarannya baru dijual ke warga di areal perumahan saja, mungkin kedepannya bisa kami tingkatkan lagi. Untuk itu pemerintah Kampar bisa membimbing kami biar bisa lebih maju lagi dan bisa berkembang. 

“Untuk sekarang ini mungkin sudah sangat jarang sekali warga yang berdekatan dengan kotamadya, apalagi masyarakat yang tinggal diperumahan yang bisa kompak untuk membuat suatu usaha,”pungkasnya.**(her)