SIAK -- Kondisi meja kursi (Mobiler, red) yang digunakan oleh sebagian siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Mempura, saat ini sudah cukup memprihatinkan. Bahkan sebagian besar sarana dan prasarana tersebut saat ini telah banyak yang rusak dan tidak bisa lagi digunakan.

Sehingga pihak sekolah berharap, kiranya instansi terkait yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak, bisa segera mencarikan solusi. Yakni mengganti sejumlah mobiler yang telah rusak tersebut.

Kepala SMKN 1 Mempura Sudarwanto menyebutkan, bahwasanya mobiler yang saat ini digunakan oleh para siswa di SMKN Mempura sebagian besar merupakan barang lama yang memang sudah layak untuk diganti.

“Sebagian besar meja dan kursi yang digunakan para siswa saat ini, merupakan barang lama yang sudah berumur sekitar 7 tahun. Fasilitas ini sudah banyak yang rusak. Oleh sebab itu kami berharap semoga pihak dinas bisa segera menyalurkan mobiler yang baru,” terang Sudarwanto, Selasa 19 Juli 2016.

Dengan kondisi yang memprihatinkan tersebut, pihak sekolah bersama para siswa harus rela bersusah payah memperbaiki sejumlah sarana sekolah yang rusak itu, agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan dengan lancar.

“Beberapa hari yang lalu, kami (para guru, red) bersama para siswa bergotong royong memperbaiki sejumlah sarana yang rusak-rusak itu, agar bisa tetap digunakan untuk proses belajar mengajar. Menjelang adanya bantuan mobiler baru di sekolah ini,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikbud Siak H Kadri Yafiz, melalui Sekretaris Disdikbud Siak Suprapto menyatakan, bahwa pihaknya akan segera mencarikan solusi terkait kondisi sarana dan prasarana di SMKN 1 Mempura tersebut,

“Insya Allah kita akan segera mengupayakan mencarikan solusinya. Kami akan mengusulkan ke pihak Disdikbud Provinsi Riau, karena mulai tahun depan segala urusan yang berkaitan dengan SMA/SMK akan langsung ditangani oleh pihak provinsi,” jelas Suprapto.**(jas)