SIAK -- Bertempat di lantai 7 Kemenko PMK RI Jakarta, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) penyelenggaraan Pekan Produk Budaya Indonesia 2016, Selasa 2 Agustus 2016.
Rakornas itu sebagai persiapan penyelenggaraan Pekan Produk Budaya Indonesia (PPBI), yang akan berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah tanggal 19-23 Oktober 2016 mendatang. Rencananya, PPBI tersebut akan dibuka oleh Presiden RI.
PPBI 2016 ini merupakan program unggulan Kemenko PMK sebagai kelanjutan dari penyelenggaraan Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) yang bertujuan untuk mengangkat dan meningkatkan potensi produk budaya dari anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), sebagai tindak lanjut hasil rakernas JKPI 2016.
Kabupaten Siak sebagai salah satu dari 58 Kabupaten/Kota anggota JKPI yang turut diundang untuk ambil peduli sebagai daerah yang memiliki warisan budaya pada even Pekan Pusaka pada Oktober mendatang tersebut.
Saat sesi tanya jawab Bupati Siak Syamsuar, mengatakan agar di informasikan kepada Kabupaten/Kota terkait daerah mana saja yang akan tampil.
"Surat pemberitahuan dari panitia ini sangat penting bagi kami, agar kami bisa mempersiapkannya lebih baik," pinta Syamsuar kepada pimpinan rapat.
Pada Pekan Produk Budaya Indonesia, Syamsuar menyebutkan akan menampilkan produk budaya seperti, kuliner, kesenian, permainan tradisional, obat tradisional, dan batik Siak.
"Nanti setiap tahunnya, anggota JKPI akan berkunjung ke setiap daerah yang tergabung dalam anggota. Saat ini kita tengah berupaya untuk memasukkan Komet sebagai salah satu warisan budaya Internasional, selain itu kita bisa mempromosikan Slogan Siak The Truly Malay," tutup Syam.
Pekan Budaya Indonesia 2016 mendatang akan diisi oleh pameran, konvensi, gelar seni dan budaya, dan launching penghargaan kota pusaka. Turut hadir Asisten Deputi Bidang Warisan Budaya, Pamuji Lestari, Bupati/Walikota peserta anggota JKPI, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak.**(jas/hms)



