• Sri Mekka

PEKANBARU -- Pawai Budaya Lancang Kuning ikut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Riau ke-59. Kegiatan yang ditaja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum dan Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau ini digelar pada puncak hari jadi Provinsi Riau, Selasa 9 Agustus 2016 mendatang.

Menurut Kepala UPT Museum dan Taman Budaya Disdikbud Riau, Sri Mekka, pawai budaya Lancang Kuning ini menampilkan mobil hias bertemakan Lancang Kuning yang diikuti perwakilan dari 12 kabupaten/kota se-Riau, dan satu lagi perwakilan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
 
"Selain itu, kita juga mengharapkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemprov Riau juga ikut berpartisipasi dalam pawai budaya ini. Untuk partisipasi SKPD ini, kita sudah mengirimkan surat ke masing-masing instansi terkait, agar mereka ikut terlibat dalam kegiatan tersebut," ujar Mekka, di Pekanbaru, Kamis 4 Agustus 2016.

Sesuai jadwal, terang Mekka, pawai budaya itu dimulai pukul 14.30 wib hingga 17.30 wib. Adapun rute yang dilaluinya, start dari Taman Budaya Riau di Jalan Sudirman, menuju pelita pantai, dan berbelok menuju finish di Bandar Serai. 

"Selain menampilkan menampilkan mobil hias nanti, juga ada peserta yang berjalan dan menari menggunakan pakaian khas Melayu dari masing-masing kabupaten/kota se-Riau," lanjutnya lagi, seraya mengatakan, pelepasan pawai budaya tersebut dilakukan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.

Mekka berharap, masyarakat Pekanbaru khususnya dan Riau umumnya, dapat menyaksikan disepanjang jalan tempat rute pawai budaya ini berlangsung. Untuk itu, dia mengajak semua kalangan masyarakat beramai-ramai dapat menyaksikan pawai budaya Lancang Kuning tahun ini. "Nanti, mobil hias dari peserta tersebut akan dinilai mana yang terbaik, dan pemenangnya akan diberikan piala tetap Gubernur Riau," katanya.

Mekka mengatakan, selain memeriahkan hari jadi Provinsi Riau, pawai budaya ini juga upaya menggalakkan dunia pariwisata Riau berbasis budaya. "Kegiatan ini juga memperkenalkan, mempromosikan, dan menyebarluaskan seni dan budaya daerah yang kental akan nilai tradisi dari seluruh kabupaten/kota se-Riau," ucapnya.**(mad)