DUMAI -- Seorang bocah, Jack (9) warga Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota tenggelam di waduk yang terletak lahan kawasan PT Pelindo I Cabang Dumai Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur, Ahad 7 Agustus 2016.
Waduk dengan kedalaman lebih kurang 7 meter yang dibangun PT Pelindo I Cabang Dumai beberapa tahun lalu, hingga saat ini tidak jelas manfaatnya dan selama dibangun waduk itu telah menelan 2 orang korban. Kejadian nahas yang menimpa Jack itu, terjadi ketika korban bersama temannya mandi di waduk PT. Pelindo Dumai tersebut.
Sesuai informasi yang dirangkum dilokasi kejadian, korban tidak timbul-timbul kepermukaan setelah melompat dari tepi waduk. Melihat korban tidak timbul, teman-teman korban langsung meminta tolong kepada warga yang tinggal berdekatan dengan waduk PT. Pelindo Dumai.
Mendengar kabar, wargapun spontan langsung mencari korban. Berselang beberapa waktu, warga yang memberikan pertolongan langsung menemukan korban di dasar waduk dalam kondisi kepala tertancap di lumpur. Kemudian warga langsung membawa korban ke ketempat pelayanan kesehatan masyarakat yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Melihat peralatan medis kurang memadai, warga lalu melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, untuk mendapatkan pertolongan. Namun, upaya untuk penyelamatan nyawanya korban sudah tidak bisa tertolong lagi dan akhirnya korban meninggal dunia.
Menurut keterangan rekan korban, ketika hendak mandi korban meloncat dengan posisi kepala ke bawah. "Setelah loncat, korban tidak timbul-timbul,"sebutnya.
Sementara salah seorang warga setempat mengatakan, bahwa waktu ditemukan kepala korban tertancap dalam lumpur dan setelah ditarik dari lumpur. "Kami lihat mulut korban mengeluarkan darah saat ditemukan, dan korban langsung dilarikan warga untuk mendapatkan perawatan medis,"papar warga.**(yus)



