BAGANSIAPIAPI -- Hingga saat ini sudah hari ke tiga, keberadaan Pratu Wahyudi (26) yang hilag saat padamkan api belum diketahui. Sudah delapan orang pintar turun ke lokasi di tempat terakhir Wahyudi menghilang, tepatnya di dekat pohon tua di Kampung Medan,
Kepenghuluan Labuhan Tangga Baru, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, Riau, namun hingga sekarang yang bersangkutan juga belum ditemukan.
Berbagai macam ritual khusus pun dilakukan. Namun, penunggu-penunggu gaib di daerah tersebut seperti enggan melepaskan Wahyudi yang tampak dari fotonya memiliki wajah tampan.
Salah seorang orang pintar Sobari kepada wartawan Sabtu 20 Agustus 2016 menjelaskan, kemarahan para penunggu-penunggu gaib disini kemungkinan akibat daerah kekuasaannya terusik akibat kebakaran hutan dan lahan. Makanya, mereka hidup berpindah-pindah.
Dalam kesempatan tersebut Ia mencoba menerawang aura yang menyelimuti kawasan itu, Ia mengungkapkan, Kampung Medan merupakan pusat kerajaan orang bunian. Disitu juga banyak ditinggali Genderuwo. Menurut cerita, kerajaan makhluk Gaib di Rohil ada tiga lokasi. Satu di Tanah Merah dan satunya lagi di Batu Hampar. Pusatnya adalah di Kampung Medan.
Apalagi, kata Sobari, dari keterangan rekannya, Pratu Wahyudi memiliki lemah semangat dan mudah kesurupan. Kondisi itu menyebabkan ia sangat mudah berkomunikasi dengan makhluk ghaib.
Rasa penasaran juga menyelimuti Ismail, yang merupakan warga kampung Medan. Dari perawakannya, ia memiliki ilmu kebathinan. Dengan panggilan hatinya, dia memasuki kawasan hutan bekas terbakar untuk melihat lokasi menghilangnya Pratu Wahyudi. Mata bathinnya mengatakan, mahkluk ghaib yang menyandera Wahyudi tidak lagi berada di lokasi pertama tempat ia menghilang. Kemungkinan sudah berpindah tempat.
"Kita doakan lah semoga ketemu. Tampaknya dia diselimuti kekuatan yang besar. Hanya Allah SWT yang mampu melepaskannya," tutur pria yang berperawakan kecil itu.**(zai)



