PEKANBARU -- Kehadiran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Prof Dr Muhadjir Effendy MA.P, di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Senin 22 Agustus 2016, sore, tidak hanya untuk meresmikan Rumah Sakit Muhammadiyah Riau, sekaligus guna membuka Rapat Kerja Wilayah Muhammadiyah Riau.
Mendikbud yang juga merupakan Ketua DPP Muhammadiyah tersebut berpesan kepada seluruh kader Muhammadiyah Riau untuk bisa selalu memperkokoh persatuan dan kesatuan, dan terus membesarkan organisasi.
Muhammadiyah menurut Muhadjir merupakan organisasi berbasis Islam dengan memiliki banyak amal usaha, khususnya dibidang pendidikan dengan pendirian sejumlah sekolah dan juga universitas.
"Kekuatan Muhammadiyah itu salah satunya berada di amal usaha bidang pendidikan, Muhammadiyah saat ini memiliki Universitas hampir diseluruh Provinsi di Indonesia, belum lagi sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP,MTs, SMA, hingga SMK, ini adalah modal dan dasar kita untuk tetap kuat dan kokoh," pungkasnya.
Karena itu, Dia berpesan khususnya kepada para Guru dan Dosen untuk bisa terus menjadikan pekerjaan tersebut sebagai sebuah amal ibadah, yang mengedepankan mutu mengajar, dan tidak mengejar materi.
"Tekad dan bulatkan niat, saudara-saudara itu mengajar tujuan utamanya adalah untuk beramal, jika itu sudah diterapkan dengan baik, maka rezeki itu akan datang sendirinya dari Allah Swt," pesan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.
Muhadjir juga berpesan kepada peserta Rakerwil untuk bisa merumuskan berbagai program kerja yang bermanfaat bagi ummat. "Sekali lagi saya tekankan, jangan mengutamakan materi, berikan ilmu dengan ikhlas, dan jadikan SDM Riau ini berkualitas dan handal, ini tantangan sekaligus harapkan saya kepada Muhammadiyah Riau," harapnya.**(mad)
Mendikbud yang juga merupakan Ketua DPP Muhammadiyah tersebut berpesan kepada seluruh kader Muhammadiyah Riau untuk bisa selalu memperkokoh persatuan dan kesatuan, dan terus membesarkan organisasi.
Muhammadiyah menurut Muhadjir merupakan organisasi berbasis Islam dengan memiliki banyak amal usaha, khususnya dibidang pendidikan dengan pendirian sejumlah sekolah dan juga universitas.
"Kekuatan Muhammadiyah itu salah satunya berada di amal usaha bidang pendidikan, Muhammadiyah saat ini memiliki Universitas hampir diseluruh Provinsi di Indonesia, belum lagi sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP,MTs, SMA, hingga SMK, ini adalah modal dan dasar kita untuk tetap kuat dan kokoh," pungkasnya.
Karena itu, Dia berpesan khususnya kepada para Guru dan Dosen untuk bisa terus menjadikan pekerjaan tersebut sebagai sebuah amal ibadah, yang mengedepankan mutu mengajar, dan tidak mengejar materi.
"Tekad dan bulatkan niat, saudara-saudara itu mengajar tujuan utamanya adalah untuk beramal, jika itu sudah diterapkan dengan baik, maka rezeki itu akan datang sendirinya dari Allah Swt," pesan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.
Muhadjir juga berpesan kepada peserta Rakerwil untuk bisa merumuskan berbagai program kerja yang bermanfaat bagi ummat. "Sekali lagi saya tekankan, jangan mengutamakan materi, berikan ilmu dengan ikhlas, dan jadikan SDM Riau ini berkualitas dan handal, ini tantangan sekaligus harapkan saya kepada Muhammadiyah Riau," harapnya.**(mad)





