SIAK HULU -- Buatlah baju sebanyaknya dan jangan takut tidak ada pembeli. Ungkapan itu disampaikan Bupati Kampar Jefry Noer ketika memotivasi peserta menjahit angkatan I dan II tahun 2016 di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Insan Mandiri Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu​, Kamis 25 Agustus 2016.
​
Disampaikan Jefry Noer, jangan takut soal penjualan pakaian karena disini ikut hadir semua kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) se kabupaten Kampar yang dikawal langsung Kepala Dinas P&K Kabupaten Kampar H.Nasrul, kata Bupati.
UPTD ikut terlibat langsung dalam distribusi maupun memantau penjualan termasuk harga jual pakaian di sekolah, jadi kalau ada sekolah yang menjual diatas harga standar yang sudah ditetapkan Bupati segera laporkan ke Bupati, terangnya.
"Tujuannya penjualan pakaian sekolah langsung ke sekolah agar harga pakaian murah sehingga dapat meringankan para orang tua membeli pakaian sekolah buat anaknya," kata Bupati.
Ditambahkan Jefry Noer, para perempuan Kampar yang sedang mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) menjahit ini tidak diajar pandai buat baju tetapi pandapai mencari uang karena itu mereka akan semangat, "semakin cepat pandai maka akan semakin cepat pula mereka pandai mencari uang," katanya.
Kepala Dinas P & K Kampar Nasrul mengatakan, jangan takut pakaian yang dibuat tidak laku terjual, untuk menyuplai kebutuhan pakaian sekolah buat kabupaten Kampar saja sudah sekian ribu belum lagi yang lebih luasnya di Provinsi Riau.
Untuk itu ibu-ibu harus berterima kasih atas program yang dibuat pak Bupati. Karenanya giatlah belajar agar cepat pandai menjahitnya kemudian dapat segera mencari uang melalui jahitan pakaiannya. Ditambahkan Nasrul​​, terkait keberadaan pakaian seragam sekolah​
selain membantu para orang tua membeli pakain sekolah yang lebih murah juga member​i​
lapangan kerja bagi ibu-ibu sekalian.
Perwakilan kepala UPTD H. Aidil menyàmpaikan pakaian yang sudah siap yang ibu-ibu buat ini sebahagian ​ sudah di sosialisasikan dan dijual ke sekolah di tiap kecamatan dan desa. "Bersyukur dan terima kasih kepada Bupati beserta ibu ketua TP-PKK Eva Yuliana yang telah sangat membantu dengan membuat program pelatihan karena sangat membantu masyarakat," katanya.
​Sementara, Ketua TP-PKK Kabupaten Kamparyang juga Anggota DPRD Provinsi Riau ​Eva Yuliana yang hadir saat kunjungan itu menyampaikan kita wajib bersyukur pada Allah dalam hidup ini begitu juga dengan​ program kepala daerah memberikan pendidikan dan latihan ​gratis ​ bagi kaum perempuan Kampar yang menganggur atau putus sekolah​, diberi ilmu dan diajarkan pandai mencari uang pula.
"Manfaatkan waktu dan kesempatan dengan banyak bekerja bukan dengan banyak bergunjing, dengan banyak kerja akan dapat banyak uang dan pahala karena melalui bekerja itu kita niatkan untuk ibadah untuk membantu memenuhi ekonomi keluarga," kata Eva.**(man)



