Dugaan Ada Honorer Fiktif
Tim Terpadu Evaluasi Tenaga Honor di SKPD Pemko Dumai
Rabu, 07 September 2016 - 00:00:00 WIB
DUMAI -- Hasil inspeksi mendadak (Sidak) wakil walikota Dumai ke SKPD belum lama ini menemukan adanya indikasi tenaga honorer yang tidak valid. Misalnya, ada SK yang dikeluarkan Kepala dinas, namun pemegang SK tidak pernah masuk kerja.
Adanya dugaan Honorer fiktif, Walikota Dumai langsung mengambil tindakan tegas dan langsung membentuk tim terpadu untuk mengevaluasi tenaga honorer dilingkup Pemerintah Kota Dumai.
Tim yang dibentuk merupakan tim gabungan dari instansi terkait seperti Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Inspektorat dan instansi terkait lainnya. Selain meakukan evaluasi, tim juga memeriksa keakuratan data tenaga honorer yang bekerja dimasing-masing SKPD dilingkup Pemerintah Kota Dumai.
Kepala BKD Dumai Sepranef Syamsir mengatakan, evaluasi ini merupakan intruksi Walikota Dumai. Dan tim terpadu sudah turun untuk memeriksa tenaga honorer yang bekerja di SKPD di lingkup Pemerintah Kota Dumai pada, Senin 5 September 2016 lalu.
"Ada sekitar 199 Unit Kerja dilingkup Pemko Dumai telah diperiksa oleh tim terpadu, mereka memeriksa data honorer. Evaluasi ini akan dilakukan selama satu minggu kedepan. Setiap tim memeriksa 18 hingga 20 unit Kerja. Setelah dievaluasi data tenaga honorer akan direkap lalu kami laporkan ke pimpinan,"terangnya kepada wartawan, Rabu 7 September 2016.
Saat disinggung apakah ada ditemukan tenaga honorer fiktif, Seprabef mengatakan, saat ini tim belum merekap data sehingga belum diketahui apakah ada tenaga honorer fiktif atau tidak sebab laporannya belum dikumpulkan semua. Evaluasi ini dilakukan secara ketat, semua data dari SKPD akan disesuaikan dengan data yang ada di BKD, memeriksa absensi para tenaga honorer, dan melakukan wawancara terhadap tenaga honorer di masing-masing SKPD. Selain itu, dokumen atau SK pengangkatan tenaga honorer termasuk amprah gaji juga dipemeriksa secara detail.
"Evaluasi ini bertujuan mengantisipasi adanya data honorer Fiktif. Untuk itu kami mohon dukungan semua pihak terkait agar evaluasi ini dapat berjalan lancar. Hasilnya akan kami sampaikan setelah semua tim selesai menjalankan tugasnya,"tutupnya.**(yus)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator: Pemadaman Listrik Bergilir di Pekanbaru Tidak Tepat
Gaungriau.com -- Kebijakan yang dikeluarkan PT PLN (persero) yang memberlakukan pemadaman bergilir listrik diwilayah Pekanbaru dan sekitarnya dinilai Legislator DPRD Pekanbaru tidak tepat, karena kondisi udara saat ini yang tengah diselimuti oleh asap tebal. "Apapun masalahanya, jangan lakukan pemadaman bergilir disaat seperti ini. Situasinya sangat tidak tepat.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Di Perairan Bengkalis
Jarak Pandang Hanya 500 M
Gaungriau.com -- Sejumlah kapal Rool On Rool Off (Roro) yang berlayar di perairan Bengkalis saat ini harus ekstra hati-hati, karena kondisi perairan diselumuti kabut asap yang cukup tebal dan jarak pandangan hanya 500 meter dan sangat berisiko terhadap kapal-kapal yang berlayar saat ini. "Saat ini jarak pandang…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Rozie: Panitia Pansel Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dari Luar
Gaungriau.com -- Kepala Badan Kepegawain Daerah(BKD) Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa seluruh panitia seleksi jabatan tahap kedua jabatan pimpinan tinggi pratama dipastikan berasal dari luar lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. "Untuk panitia seleksi jabatan tahap kedua untuk posisi jabatan eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
JCH Kampar Kloter 20 Sudah Diberangkatkan ke Jeddah
Gaungriau.com -- Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar, yang tergabung dalam gelombang kedua kloter 20 embarkasi Batam, telah diterbangkan ke Jeddah Arab Saudi. Demikian disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Dirhamsyah MSy didampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, Senin…



