Bagikan Resep Turunan Orang Tua, Misnarni Gelar Demo Masak Parci Nenas
Rabu, 07 September 2016 - 00:00:00 WIB
SIAK -- Untuk menjaga kelestarian kuliner tradisional khas melayu di Kabupaten Siak, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Siak dan SMK Pariwisata Siak, melaksanakan kegiatan demo masak di Gedung LAMR Siak Siak Sri Indrapura Selasa 6 September 2016. Menu yang dipresentasikan ialah Pacri Nenas dan Acar Masak, menu masakan tradisional khas masyarakat melayu di Kabupaten Siak.
Ketua TP PKK Kabupaten Siak Misnarni Syamsuar turun tangan mengajari peserta kegiatan yang didominasi para guru di Negeri Istana. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak Kadri Yafis, yang dikesempatan itu mewakili pengurus LAMR Siak sebagai Ketua Harian.
Sebelum mendemonstrasikan cara memasak pacri nenas, Misnarni bercerita kalau resep ini didapatkannya dari kebiasaan memperhatikan orangtuanya memasak semasa kecilnya dulu di Kabupaten Bengkalis. "Rupanya kebiasaan itu sangat bermanfaat, Insya Allah sampai tua nanti pengetahuan ini berguna," katanya.
Dia juga menghimbau kaum ibu yang hadir pada acara itu, agar membiasakan diri untuk sedapat mungkin tidak menggunakan penyedap makanan saat memasak. Selain bertujuan menjaga kesehatan keluarga, istri Bupati Siak Syamsuar ini juga mengatakan penyedap makanan juga membuat rasa masakan menjadi kurang alami.
"Kalau kita masak masih pakai penyedap makanan, berarti belum fasih memasak," kelakarnya pada peserta.
Tanpa canggung, satu-persatu bahan masakan yang dibutuhkan dijelaskan Misnarni pada peserta. Proses pembuatannya tidak begitu sulit, bahan – bahan yang diperlukan pun mudah didapat dipasaran. Bahan utama misalnya buah nenas potong, bunga campak, dan bawang merah. Untuk bumbu pacri, kelapa parut, gula kelapa coklat, kayu manis, cengkeh, bunga lawang dan plago, ditambah cabe merah, bawang merah dan bawang putih, ketumbar dan jahe digiling halus dan rata.
Selanjutnya, kata Misnarni, bawang merah ditumis hingga menguning, lalu bumbu yang telah dihaluskan tadi ditambahkan. “Terakhir masukkan daun salam dan bunga campak, dan buah nenas yang sudah dipotong sambil diaduk rata,” jelasnya.
Setelah semuanya tercampur, tambahkan gula garam dan kelapa secukupnya, kemudian aduk kembali sekitar beberapa menit hingga semua bahannya meresap sempurna. “Terakhir masukkan kelapa yang sudah digonseng, aduk dan tunggu hingga aroma khasnya tercium,” kata ibu tiga anak ini.
Benar saja, beberapa menit kemudian peserta kegiatan demo masak riuh karena mencium bau wangi, banyak juga yang berebut menyodorkan wadah makan meminta izin untuk mencicipi. “Sabar ya, kalau sedang panas rasanya tak sesedap disantap waktu dingin,” pungkas Misnarni.
Diakhir acara, perempuan hobi masak itu tampak menyempatkan diri meninjau peserta yang sedang memasak parci nenas, dan berfoto bersama dengan seluruh kaum ibu yang hadir.**(jas/hms)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Asap Kiriman
BPBPK Pekanbaru Hanya Bisa Mensiagakan Anggota
Gaungriau.com -- Kendatipun Riau sudah ditetapkan sebagai darurat bencana kabut asap. Namun Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Pekanbaru sampai saat ini belum bisa melakukan tindakan apa-apa dalam penanganan kabut asap. Hal ini dikarenakan kabut asap yang menyelimuti Kota bertuah seluruhnya berasal dari kiriman daerah lain.
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator Minta Pemko Pekanbaru Anggarkan Dana Taktis
Gaungriau.com -- Legislator yang merupakan Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pekanbaru Nofrizal meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan dana taktis untuk bencana dalam. "Kita berharap Pemko Pekanbaru menganggarkan dana taktis yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika terjadi benca alam. Jika di…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Stand Riau Terbaik satu di Pameran Gelar Produk khas dan Unggulan Daerah
Gaungriau.com --- Provinsi Riau mampu mengukir prestasi dengan meraih predikat juara pertama untuk kategori stand terbaik pada ivent Ekspo 2015, gelar produk khas dan unggulan daerah. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal Usman, pameran yang diikuti 32 daerah di Indonesia tersebut dilaksanakan pada…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pembongkaran Tower Ganggu Komunikasi
Hotman: Itu Tanggung Jawab Perusahaan
Gaungriau.com -- Adanya kebimbangan masyarakat akan rekomendasi yang dilontarkan Komisi I DPRD Pekanbaru terkait pembokaran tower ilegal, mendapat respon dari Ketua komisi I DPRD Pekanbaru Hotman Sitompul. "Saya pahami kegelisahan masyarakat jika ada tower yang dibongkar akan berdampak kepada jaringan telekomunikasi yang biasa dipakai. Tapi masyarakat juga…





