GAUNG ANAK SERKA -- Masyarakat Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mempertanyakan tidak kunjung membaiknya kondisi pemadaman listrik bergilir di wilayah setempat.
Padahal, persoalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan sangat meresahkan para pelanggan, karena memang ketersediaan aliran listrik terutama di malam hari sangat dibutuhkan masyarakat, baik untuk aktifitas belajar anak maupun kegiatan-kegiatan lainnya.
Rahmat salah seorang warga Kelurahan Teluk Pinang berharap agar pemadaman listrik bergilir ini bisa segera berakhir, sehingga aktifitas masyarakat sehari-hari tidak terganggu.
"Kondisi ini sudah cukup lama, sudah berbulan-bulan. Mau sampai kapan lagi," keluh Rahmat saat berbincang dengan media ini, Sabtu 24 September 2016.
Oleh karena itu, persoalan tersebut harus segera diselesaikan pihak terkait, sehingga tidak berlarut-larut dan tidak timbul persepsi yang miring di tengah-tengah masyarakat.
"Kita memang ada mendengar informasi dan mengetahui dari media, bahwasanya PLN Tembilahan akan membangun jaringan sampai ke sini, tapikan itu masih lama baru bisa beroperasi, sedangkan kita membutuhkan aliran listrik yang normal sekarang. Jadi, harus ada langkah jangka pendek yang dilakukan PLN untuk menyelesaikan persoalan ini," imbuhnya.
Untuk diketahui, durasi pemadaman listrik PLN di Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS adalah 6:6 (6 jam hidup dan 6 jam mati) pada malam hari.
Untuk mengatasi itu, saat ini, PLN Sub Rayon Teluk Pinang sedang melakukan pemasangan mesin baru dan perbaikan mesin yang mengalami gangguan material overhoule.
Hal itu diungkapkan Kepala PLN Rayon Tembilahan, Syaeful Hanan saat dikonfirmasi awak media terkait tidak kunjung membaik dan berakhirnya pemadaman listrik bergilir di Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka.
Dikatakan Syaeful, pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan para pelanggan terhadap pelayanan dan kondisi PLN di wilayah setempat.
"Saat ini, kita sedang pemasangan mesin baru lagi 250 KW," terang Syaeful melalui WA-nya, Sabtu 24 September 2016.
Jika tidak ada kendala, lanjut Syaeful, akhir bulan September ini mesin baru sudah beroperasi, sehingga bisa mengurangi durasi pemadaman listrik bergilir yang sudah sejak beberapa bulan terakhir ini terjadi di daerah tersebut.
Selain itu, kata Syaeful lagi, dalam waktu dekat ini perbaikan mesin yang gangguan material overhoule sudah sampai di Kelurahan Teluk Pinang dan segera dilakukan pekerjaan pemasangannya. "Dengan begitu, semoga pemadaman bisa nihil," imbuhnya.**(suf)





