DPRD Minta Pemko Antisipasi Kelambatan Jaringan Proses Pembuatan e-KTP
Kamis, 29 September 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Sebagaimana diketahui saat ini banyak kendala dalam perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang terjadi hampir diseluruh kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Sehingga masyarakat yang ingin melakukan perekaman menjadi membludak.
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti SH MH, ketika dikonfirmasi terkait perihal tersebut mengatakan, menurut informasi dari dinas terkait kendala yang terjadi bukan karena alat perekaman yang rusak tetapi diakibatkan karena jaringan yang tidak cepat loadingnya ke pusat.
"Dari informasi yang saya peroleh, kendala dalam perekaman e-KTP bukan akibat alat yang rusak tetapi loading jaringan yang lambat sehingga ketika direkam oleh masing-masing kecamatan melalui UPTD-nya, hal itu langsung online ke pusat masuk ke Kemendagri, jika masuk kemudian baru-lah bisa dicetak oleh Disdukcapil," ungkap Ida Yulita Susanti, Kamis 29 September 2016.
Oleh karena itu, kata Ida, pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru harusnya lebih mengantisipasi lambatnya jaringan server kepusat, karena dengan permasalahan ini sangat menghambat masyarakat dalam mengurus segala bentuk administrasi.
"Pemko melalui SKPD terkait ada baiknya untuk segera memperbaiki kembali dan melakukan koordinasi dengan Kemendagri untuk mengatasi hal tersebut. Karena dengan menggunakan sistem jaringan ketika direkam maka jaringan link masuk ke pusat dan jika linknya bagus maka akan bisa langsung dicetak. Tetapi kita lihat saat ini karena terganggunya jaringan maka perekaman menjadi terkendala," ucapnya.
Lebih lanjut, Politisi Golkar ini berharap dengan bertambahnya batas waktu yang diberikan pemerintah pusat untuk perekaman e-KTP di tanah air hingga pertengahan tahun 2017 mendatang. Masyarakat dapat memanfaatkan waktu yang telah diberikan.
"Kita himbau masyarakat untuk segera merekam e-KTP sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah. Jangan sampai kita menunggu hingga akhir batas waktu baru merekam, nantinya akan berakibat sangat fatal, seperti contoh di daerah Kecamatan Tampan, masyarakat yang ingin melakukan perekaman jadi membludak dan sampai malam hari pun petugas masih melakukan perekaman, ini jangan sampai terjadi lagi," tuturnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Ini Sepuluh Titik Tempat Sholat Idul Adha di Bagansiapiapi
Gaungriau.com -- Bagi ummat muslim di Bagansiapiapi tidak perlu risau terkait tempat sholat Idul Adha, pasalnya Pemkab Rohil telah menyediakan 10 tempat sholat Idul Adha di Bagansiapiapi. "Di Masjid Agung Al Ikhlas, Masjid Raya Al Ikhsan, Masjid Al Kausar, Masjid Ar Ridha, Masjid Jamik Bagan Jawa, Masjid…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Asap Kiriman
BPBPK Pekanbaru Hanya Bisa Mensiagakan Anggota
Gaungriau.com -- Kendatipun Riau sudah ditetapkan sebagai darurat bencana kabut asap. Namun Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Pekanbaru sampai saat ini belum bisa melakukan tindakan apa-apa dalam penanganan kabut asap. Hal ini dikarenakan kabut asap yang menyelimuti Kota bertuah seluruhnya berasal dari kiriman daerah lain.
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator Minta Pemko Pekanbaru Anggarkan Dana Taktis
Gaungriau.com -- Legislator yang merupakan Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pekanbaru Nofrizal meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan dana taktis untuk bencana dalam. "Kita berharap Pemko Pekanbaru menganggarkan dana taktis yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika terjadi benca alam. Jika di…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Stand Riau Terbaik satu di Pameran Gelar Produk khas dan Unggulan Daerah
Gaungriau.com --- Provinsi Riau mampu mengukir prestasi dengan meraih predikat juara pertama untuk kategori stand terbaik pada ivent Ekspo 2015, gelar produk khas dan unggulan daerah. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal Usman, pameran yang diikuti 32 daerah di Indonesia tersebut dilaksanakan pada…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pembongkaran Tower Ganggu Komunikasi
Hotman: Itu Tanggung Jawab Perusahaan
Gaungriau.com -- Adanya kebimbangan masyarakat akan rekomendasi yang dilontarkan Komisi I DPRD Pekanbaru terkait pembokaran tower ilegal, mendapat respon dari Ketua komisi I DPRD Pekanbaru Hotman Sitompul. "Saya pahami kegelisahan masyarakat jika ada tower yang dibongkar akan berdampak kepada jaringan telekomunikasi yang biasa dipakai. Tapi masyarakat juga…





