• Warung Juss yang berdiri di depan Pagar TMP Indra Bhakti Pematang Reba

RENGAT -- Menindaklanjuti adanya bangunan (Warung Jus) didepan Taman Makam Pahlawan (TMP) Indra Bhakti kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Pematang Reba kecamatan Rengat Barat DHC 45 Inhu minta supaya dibongkar.

Ketua Dewan Harian Cabang (DHC) 45 Kabupaten Inhu Rojali Syam melalui slulernya Selasa 4 Oktober 2016 mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.

"Jadi tolong hargai keberadaan TMP Indra Bhakti Pematang Reba tersebut, karena disana bersemayam jasad pahlawan yang telah berjuang dan gugur dalam peperangan," katanya.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa keberadaan bangunan di lokasi TMP yang dijadikan sebagai tempat tinggal dan tempat berjualan bagi oknum-oknum tertentu jelas sudah mengotori keberadaan TMP tersebut.

"Untuk itu kita minta kepada pihak terkait untuk membongkar bangunan tersebut," ujarnya.

Dijelaskannya bahwa kabupaten Inhu ini sudah tercatat dalam sejarah, jika di Jawa terkenal dengan Ambarawa sebagai daerah yang menjadi target Agresi Belanda l maka kabupaten Inhu adalah daerah yang menjadi target Agresi Belanda ll pada 5 Januari 1949.

"Ribuan mayat bergelimpangan akibat kejadian tersebut, sebagai salah seorang putra pejuang saya meminta kepada pihak terkait untuk secepatnya membongkar bangunan yang ada di TMP Indra Bhakti tersebut," tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Inhu H. Kuwat Widiyanto belum berhasil dimintai keterangan terkait hal ini, ketika dihubungi melalui slulernya sedang tidak aktif.**(man)