Dewan Beri Saran Pemko Pekanbaru Pangkas Dana Dinas Untuk Bayar Penuh Gaji THL
Selasa, 25 Oktober 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Pemotongan gaji tenaga harian lepas (THL) di Pemko Pekanbaru merupakan musibah besar bagi masyarakat kecil. Dimana, beberapa waktu lalu mereka melakukan mogok kerja.
Hal ini dinilai wajar terjadi oleh Anggota DPRD Kota Pekanbaru. Karena memang, para THL yang merupakan masyarakat kecil di Kota Pekanbaru yang berharap setiap hari hanya mencukupi makan minum keluarganya, kini harus menjadi korban atas kebijakan Pemko Pekanbaru dalam hal mengatasi rasionalisasi anggaran.
"Kita sangat sayangkan kebijakan Pemko dengan pemotongan gaji THL. Bahkan jauh dibawah UMK. Dari dulu kita saran hal seperti ini jangan sampai terjadi. Soalnya merka tak tahu-menahu dengan rasionalisasi, yang dia butuhkan biaya cukup untuk kehidupan anak istri, itu saja yang mereka harapkan," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zaidir Albaiza SH MH, kepada wartawan, Selasa 25 Oktober 2016.
Pemko Pekanbaru, kata Ketua Fraksi PKB DPRD Pekanbaru ini, harus segera mencari solusi agar honor THL ini tidak dipangkas. Bahkan kata Zaidir, dia meminta dana di dinas-dinas dipangkas seperti gaji pejabat yang memang sudah besar nominalnya, agar gaji para THL ini tetap bisa penuh dibayarkan, sementara kepada dinas, diyakini tetap tidak akan berpengaruh jika gajinya dipotong sedikit.
"Kan masih bisa diakali menjelang habisnya kontrak THL tersebut. Memangkas dana-dana di dinas yang lain agar tak terjadi pemotongan misalnya, itu yang harus dilakukan Pemko sebagai solusi untuk para THL ini," ucapnya.
Sebelumnya, seluruh Tenaga Harian Lepas (THL) bagian operasional di Dinas Pasar Kota Pekanbaru melakukan aksi mogok kerja, Rabu (19/10). Ini merupakan sebagai bentuk aksi protes yang mereka lakukan karena adanya pemotongan gaji yang diterima selama tiga bulan belakangan ini.
Sebelum adanya pemotongan gaji setiap bulan untuk mandor atau pengawas menerima gaji sebesar Rp 2,8 juta, supir Rp 2,6 juta dan petugas kebersihan pasar sesuai Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru. Namun saat ini semua petugas THL gajinya disamaratakan yakni sebesar Rp 1,5 juta. Jumlah tersebut dinilai tidak sesuai dengan beban kerja yang dilakukan.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan: Jangan ada Lagi Kadis yang Mundur
Gaungriau.com -- Pasca mundurnya Nasri MT selaku kepala dinas (Kadis) Perkim Cipta Karya Pekanbaru dua pekan lalu, ternyata beredar kabar ada Kadis lain yang sudah menghadap Walikota Pekanbaru Firdaus MT, ingin mundur juga. Hal ini diakui Walikota kemarin. Namun Walikota tidak menyebutkan siapa Kadis yang mengajukan…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Ini Sepuluh Titik Tempat Sholat Idul Adha di Bagansiapiapi
Gaungriau.com -- Bagi ummat muslim di Bagansiapiapi tidak perlu risau terkait tempat sholat Idul Adha, pasalnya Pemkab Rohil telah menyediakan 10 tempat sholat Idul Adha di Bagansiapiapi. "Di Masjid Agung Al Ikhlas, Masjid Raya Al Ikhsan, Masjid Al Kausar, Masjid Ar Ridha, Masjid Jamik Bagan Jawa, Masjid…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Asap Kiriman
BPBPK Pekanbaru Hanya Bisa Mensiagakan Anggota
Gaungriau.com -- Kendatipun Riau sudah ditetapkan sebagai darurat bencana kabut asap. Namun Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Pekanbaru sampai saat ini belum bisa melakukan tindakan apa-apa dalam penanganan kabut asap. Hal ini dikarenakan kabut asap yang menyelimuti Kota bertuah seluruhnya berasal dari kiriman daerah lain.
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator Minta Pemko Pekanbaru Anggarkan Dana Taktis
Gaungriau.com -- Legislator yang merupakan Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pekanbaru Nofrizal meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan dana taktis untuk bencana dalam. "Kita berharap Pemko Pekanbaru menganggarkan dana taktis yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika terjadi benca alam. Jika di…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Stand Riau Terbaik satu di Pameran Gelar Produk khas dan Unggulan Daerah
Gaungriau.com --- Provinsi Riau mampu mengukir prestasi dengan meraih predikat juara pertama untuk kategori stand terbaik pada ivent Ekspo 2015, gelar produk khas dan unggulan daerah. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal Usman, pameran yang diikuti 32 daerah di Indonesia tersebut dilaksanakan pada…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pembongkaran Tower Ganggu Komunikasi
Hotman: Itu Tanggung Jawab Perusahaan
Gaungriau.com -- Adanya kebimbangan masyarakat akan rekomendasi yang dilontarkan Komisi I DPRD Pekanbaru terkait pembokaran tower ilegal, mendapat respon dari Ketua komisi I DPRD Pekanbaru Hotman Sitompul. "Saya pahami kegelisahan masyarakat jika ada tower yang dibongkar akan berdampak kepada jaringan telekomunikasi yang biasa dipakai. Tapi masyarakat juga…



