RENGAT -- Ada-ada saja yang Insiden yang terjadi di negeri kita ini khususnya dibidang olahraga, sejauh ini para pemain atau pendukung (Suporter) yang sering membuat keributan, hingga akhirnya pertandingan terpaksa dihentikan.
Namun yang terjadi dalam Open Tournamen Bola Volly PT Pertamina Lirik yang digelar di Wisata Alam Pertamina Lirik kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) malah Wasit selaku pemimpin pertandingan yang membuat ulah hingga pertandingan menjadi kacau.
Berdasarkan Informasi yang diperoleh, kekacauan tersebut terjadi saat pertandingan antara tim Gastro Vs Pertamina Lirik dan Pekanbaru Vs Kulim Jaya, dan pertandingan dipimpin oleh oknum wasit inisial AN.
Selama dua kali pertandingan tesebut terjadi isiden yang cukup memalukan untuk PT Pertamina dan Kecamatan Lirik selaku tuan rumah.
Dimana dalam tournamen itu oknum wasit diduga memukul salah seorang pemain di tengah lapangan.
Arufuddin Ahalik, selaku manager tim Gastro sangat menyayangkan ulah wasit dalam open tournamen Pertamina Lirik yang dinilainya tidak profesional dan perlu menjadi perhatian semua pihak.
"PBVSI Kabupaten Inhu diminta agar mengevaluasi kepemimpinan wasit Volly di Inhu ini", ujarnya kepada wartawan Jum'at 18 Nopember 2016.
Belum pernah terjadi wasit melakukan pemukulan terhadap atlit dan baru kail ini terjadi, ini sungguh merupakan kejadian yang memalukan dunia oleh raga inhu khususnya cabang bola voli.
"Pada pertandingan sebelumnya antara antara Pekanbaru vs Kulim Jaya juga terhenti akibat kepemimpinan oknum Wasit yang diduga tidak netral", terangnya.
Akhirnya tim Pekanbaru mengundurkan diri pada set kelima, kami dari klub sangat berharap sekali PT. Pertamina dan Kecamatan Lirik untuk mengevaluasi wasit dan panitia, pungkasnya.**(man)





